Sabtu, 22 Agustus 2026

Bantuan Kemensos, Dari Kursi Roda hingga Modal Usaha untuk Bangkit Mandiri

Candra Mawansyah Siregar - Sabtu, 22 Agustus 2026 19:22 WIB
Bantuan Kemensos, Dari Kursi Roda hingga Modal Usaha untuk Bangkit Mandiri
Candra Siregar
Kepala Dinas Sosial Cintra Isabella Simbolon didampingi Kabid Rehabilitas Sosial Niastina Butar-butar menerima bantuan dari Kemensos RI melalui Sentra Bahagia Medan, berlanjut membagikan bantuan tersebut kepada penerima
Kotapinang, MPOL - Kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali dirasakan warga Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Sentra Bahagia Medan, bantuan disalurkan melalui Dinas Sosial Labusel sebagai bentuk perhatian terhadap penyandang disabilitas dan masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:
Sebanyak 34 bantuan disalurkan, terdiri dari 31 paket bantuan beraneka ragam dan tiga unit kursi roda. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan pendataan dan ketentuan yang berlaku, dengan sasaran masyarakat yang dinilai benar-benar membutuhkan.

Tidak sekadar membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, bantuan yang diberikan juga diarahkan untuk membuka peluang kemandirian. Paket bantuan mencakup sembako dan kebutuhan nutrisi, peralatan memasak, peralatan doorsmeer, alat tempel ban, peralatan pertanian hingga perlengkapan beternak ayam.

Penyaluran berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jalan H. M. Yamin, Kelurahan Kotapinang, Jumat (21/8/2026). Bupati Labusel diwakili Kepala Dinas Sosial, Cintra Isabella Simbolon, didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial Niastina Butar-Butar.

Cintra menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI melalui Sentra Bahagia Medan yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Labusel, khususnya penyandang disabilitas.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial melalui Sentra Bahagia Medan atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kami berharap dukungan seperti ini dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Ia menegaskan, Dinas Sosial akan memastikan bantuan diserahkan kepada penerima yang telah melalui proses pendataan dan benar-benar membutuhkan.

"Kita pastikan bantuan dan peralatan dari kementerian sampai kepada orang-orang yang memang membutuhkan dan dapat memanfaatkannya," tegas Cintra.

Sementara itu, Frans Koordinator Wilayah yang mewakili Sentra Bahagia Kemensos, berharap bantuan kewirausahaan tidak hanya diterima, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan perekonomian keluarga.

"Bantuan kewirausahaan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Bantuan ini memang dikhususkan bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat lebih mandiri dan produktif," katanya.

Kebahagiaan juga dirasakan Nur Habibah (18), warga Simpang Maropat. Ia mengaku bersyukur setelah menerima kursi roda yang selama ini diimpikannya.

"Sudah lama saya menginginkan kursi roda, namun ayah saya tidak mampu membelinya. Saat ini saya sudah mendapatkan melalui bantuan kementerian. Terima kasih yang sebesar-besarnya," ujarnya.

Penyaluran bantuan ini menjadi pesan bahwa perhatian pemerintah kepada masyarakat tidak berhenti pada bantuan kebutuhan dasar. Lebih jauh, bantuan diarahkan agar penerima memiliki kesempatan untuk bergerak, berkarya, berusaha dan meningkatkan kemandirian.

Bagi masyarakat penerima, bantuan tersebut bukan sekadar barang, melainkan harapan baru untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik. Kursi roda menjadi sarana untuk kembali beraktivitas, sementara peralatan usaha menjadi modal untuk membuka jalan menuju penghasilan dan kesejahteraan keluarga.

Semangat tersebut sejalan dengan tekad bersama untuk membangun daerah dari masyarakatnya sendiri sesuai visi misi Bupati "Kita Bangun, Kita Jaga, Kita Rawat Kampung Kita Labusel." Dengan bantuan yang tepat sasaran dan dimanfaatkan secara maksimal, kepedulian pemerintah diharapkan benar-benar menjadi kekuatan bagi masyarakat Labusel untuk bangkit dan mandiri. (Can)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru