Rabu, 26 Agustus 2026

Dampak Proyek Rp 3,7 Miliar Deli Serdang, Keluarga Lansia Akan Surati Presiden

Redaksi - Rabu, 26 Agustus 2026 18:29 WIB
Dampak Proyek Rp 3,7 Miliar Deli Serdang, Keluarga Lansia Akan Surati Presiden
Alat berat proyek Dinas SDABMBK Deli Serdang beroperasi bersebelahan langsung dengan dinding kamar seorang lansia diperkirakan hanya berjarak 1,5 meter, Sabtu (22/8/2026)-Crop foto lansia Imah dikursi roda. (Fhoto:MP/Dedy.Z)

Deliserdang, MPOL Keluarga Imah (74), warga lansia di Deli Serdang, berencana menyurati Presiden RI buntut terganggunya sang ibu akibat proyek pembangunan senilai Rp3,7 miliar. Imah sempat diungsikan karena getaran alat berat pada 22 Agustus 2026.

Baca Juga:

Dyrwan, (40), anak kedua Imah, mengatakan, langkah ingin menyurati presiden bertujuan membeberkan keadaan riil yang terkadang dialami masyarakat ketika daerah melakukan suatu proses pembangunan.

"Apa yang dialami ibu saya adalah salah-satu contohnya, mungkin ini dapat menjadi kajian pemerintah, melakukan evaluasi secara menyeluruh ditiap daerah, saya berharap Presiden mengeluarkan imbauan dan memperkuat regulasi, agar setiap pemerintah daerah terlebih dahulu memastikan rekam jejak pelaksana proyek dan verifikasi lebih ketat sebelum tahap pebangunan dimulai," kata Dyrwan kepada Medan Pos, Rabu (26/8/2026). Dyrwan yang aktif di bidang social control menyayangkan besarnya anggaran proyek tidak menjamin rasa nyaman bagi warga lanjut usia (lansia). Padahal hak atas lingkungan yang baik terhadap para lansia dijamin UUD 1945.

"Pembangunan daerah tidak hanya mengejar target fisik, tapi juga harus ramah lingkungan. Anggarannya Rp3,7 miliar, harusnya ada mitigasi yang lebih baik, lebih cermat dan profesional," tegasnya.

Ia juga membeberkan, proyek yang dikerjakan di Gang Langgar Desa Dalu Sepuluh-A, Kec.Tanjung Morawa ini, berada tepat di samping rumah ibunya, tapi tidak ada sosialisasi dan pemberitahuan kepada keluarganya.

"Tiba-tiba, Kamis, 20/8/2026, ada alat berat di lokasi. Tidak ada sosialisasi ke keluarga kami, padahal sebagian jalan gang yang dikerjakan itu masih tanah kami. Tidak masalah soal lahan itu, kami dukung pembangunan, tapi jangan ganggu kenyamanan ibu kami yang sudah lansia," paparnya.

"Sebagai seorang anak wajar saya tersinggung, ibu yang telah melahirkan dan membesarkan saya, seketika rasa nyamannya dibuat tersentak, alat berat itu sempat beroperasi hanya berjarak sekitar 1,5 meter dari dinding kamar ibu, getarannya sangat terasa, ibu saya lansia dan sedang sakit hingga terpaksa diungsikan menggunakan kursi roda", ucapnya.

Dyrwan menambahkan, upaya koordinasi mengatasi keluhan ini sudah sempat disampaikan dengan hormat ke pihak pelaksana, kepada Kades maupun Kadus, namun respons yang diterima terkesan kurang respek dan menambah kekecewaan. Surat ke Presiden akan segera dilayangkan dengan melampirkan dokumentasi. "InsyaAllah dalam waktu dekat ini," ucapnya.

Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang, Janso Sipahutar, saat dikonfirmasi Minggu (23/8/2026) membenarkan proyek tersebut milik dinasnya. Terkait metode kerja, ia menyebut tidak ada spesifikasi alat yang harus digunakan. "Yang penting mana alat yang paling mudah pengerjaannya. Kalau ada keluhan (getaran.red), nanti bisa dialihkan," ucapnya.

Sementara, pihak pelaksana proyek yang dikomfirmasi dilokasi mengaku akan mengkoordinasikan soal dampak kenyamanan tersebut, "ya bang nanti saya koordinasikan sama pak Sugeng (pemborong.red), saya anggotanya", kata Jo, seseorang yang mengaku anggota pemborong CV. Baik Budi saat ditemui Medan Pos di lokasi.

Begitu pula Kepala Desa Dalu Sepuluh-A Abu Khairi, ketika dihubungi Medan Pos beberapa waktu lalu via WhatsApp, ia mengarahkan awak media ini komunikasi kepada Kepala Dusun-II, namun Kadus-II berdalih masih ada kegiatan.

"Saya masih ada kegiatan bang, nati kalau udah selesai saya kabari", tulis Kadus-II, Indra Saleh via pesan whatsapp, hingga ditunggu tidak ada balasan kembali.

Perlu diketahui, proyek Dinas SDABMBK ini menggunakan anggaran yang sangat besar, sebagaimana tertulis pada papan Proyek jumlahnya mencapai Rp. 3.723.335.000,- bersumber dari APBD Deli Serdang tahun 2026.

Tidak dijelaskan lebih rinci sejauh mana jalan yang akan di kerjakan tersebut, namun dari amatan Medan Pos di lapangan, jalan Gang Langgar tersebut ukuran panjangnya sekitar 300 meter, lebar jalan sekitar 2,5 meter.

Sebagaimana diamati, tahap pengerjaan proyek ini dimulai dengan menghancurkan jalan beton gang (Gang Langgar) yang masih utuh lalu dikeruk tanahnya untuk meletakkan box beton gorong-gorong di dalam, diinfokan lagi jalan yang sengaja dihancurkan tadi nantinya akan dicor kembali hingga sepanjang ruas jalan Gang Langgar dalam satu proyek ini, yang dimungkinkan sisanya akan bersambung ke Gang Subur. *(Dedy.Z)

Dedy Irawan Z

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru