Kenapa Ban Lebih Rentan Aus dan Retak di Musim Kemarau? Simak Penjelasan Hankook!
Jakarta, MPOL Pertumbuhan kendaraan SUV di Indonesia terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan kendara
Ekonomi
Medan, MPOL - Pernyataan Edy Rahmayadi yang menyatakan menyatakan siap menghadapi siapapun dalam Pilkada Sumut, termasuk mantu presiden (Bobby Nasution mantu Presiden Jokowi, red), lewat sejumlah media cetak dan online nasional dan lokal pada 11 dan 12 Juni 2024 menuai banyak protes. Karena pernyataan Edy yang ditambahi kalimat "Mantu Malaikat kalau boleh kita lawan", dipandang tidak pantas dinyatakan oleh seorang yang beragama, malah pernah menjadi tokoh masyarakat, dan memimpin serta memerintah Sumatera Utara. Sebagaimana protes keras yang disampaikan oleh Ketua JAMIN Sumut (Jokowi Maruf Amin- Sumatera Utara) Ir. H. Erwan Rozadi Nasution kepada wartawan, Rabu malam,(12/7/2024).
Baca Juga:
Erwan yang juga Pembina dan Penasehat Relawan PASTI Bobby (Pendukung Sejati Bobby Nasution) dan menjadi pendukung pertama saat Bobby Nasution maju menjadi Walikota Medan, menyayangkan pernyataan Edy Rahmayadi terkait kalimatnya, "Sama mantunya malaikat pun kalau boleh kita lawan".
"Aduch itu khan kesannya mengolok-olok agama. Masa sampai harus kepercayaan dalam agamapun dibuat bahan olok-olok. Sangat tidak patut, dan diluar nalar manusia normal. Silahkan saja Edy tidak suka Bobby, atau Jokowi, tapi janganlah agama dijadikan bahan ejekan dan cibiran", sebut Erwan Rozadi Nasution.
Apalagi tandas Erwan Rozadi lagi, sebagai seorang Muslim, Edy Rahmayadi pastinya tahu, bahwa rejeki, jodoh dan maut adalah hal gaib yang menjadi tanda kekuasaaan Allah SWT terhadap mahluknya (insan manusia, red), dah tidak ada seorangpun yang dapat memilih dan mengatur sendiri terkait, jodoh dan mautnya, tanpa ketentuan takdir dari Sang Pencipta Allah SWT.
"Mau maju ya maju saja, tidak usah tuding-tuding nama mertua orang lain. Lebih baik Edy memaparkan kinerjanya selama memimpin di Sumatera Utara, apa yang telah dicapai, apa yang belum terlaksana, apa yang gagal dilakukan. Daripada membawa-bawa nama ataupun status kekerabatan seseorang (menantu, ataupun mertua, red).
Apalagi yang lebih memprihatinkan sebut Erwan Rozadi Nasution, Edy menjual-jual kalimat Mantu Malaikat, seolah Edy kenal dengan malaikat yang punya (pernah, red) mantu. Sampai berani mengatakan, kalau boleh mantunya malaikat kita lawan.
"Nanti kalau ditanya siapa nama Malaikat yang pernah punya mantu, siapa nama mantu malaikat itu, kapan dan dimana perhelatan (resepsi, red) hingga terjadi proses mantu malaikat itu. Kemudian siapa yang membolehkan ataupun melarang Edy melawan mantunya malaikat tadi. Lantas beliau (Edy Rahmayadi, red) menjawab sekedar lelucon ataupun candaan politik. Khan tidak pas dan etis saja, mengolok-olok kepercayaan dan agama yang dianut masyarakat Indonesia dan Sumatra Utara. Apapun agamanya, " geram Erwan Rozadi lagi.
Karenanya Erwan Rozadi minta Edy Rahmayadi melakukan klarifikasi dan meralat soal Mantu Malaikat itu, serta secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat Indonesia dan Sumatera Utara soal keberadaan Mantunya Malaikat tadi.
"Jangan sampai Hoax dan informasi keliru dan bohong soal adanya Mantu Malaikat ini, berkembang menjadi masalah hukum. Edy Rahmayadi pasti tahu konsekwensi hukum dari ucapannya, soal dirinya yang tahu tentang adanya keberadaan Mantunya Malaikat, dalam ucapannya kalau boleh Mantunya Malalaikat kita lawan itu", keras Erwan Rozadi Nasution. (fitri)
Jakarta, MPOL Pertumbuhan kendaraan SUV di Indonesia terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan kendara
Ekonomi
Polrestabes Medan menyembelih 27 hewan kurban pada Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.Penyembelihan 27 hewan kurban (22 sapi dan
Sumatera Utara
Medan, MPOL Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyalu
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai di Sumatera Utara berhasil menangkap 2 orang lakilaki yang sedang mengedarkan narkoba j
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Menyambut hari raya Idhul Adha 1447 H tahun 2026, Kapolres Binjai AKBP. Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., bersama K
Sumatera Utara
Medan, MPOL Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara melaksanakan p
Sumatera Utara
Medan, MPOL DPW bersama jajaran pengurus DPD PAN Kabupaten/ Kota seSumatera Utara, secara serentak melaksanakan penyembelihan 70 lebih he
Sumatera Utara
Medan, MPOL Kita boleh hebat dan menjadi apapun di muka bumi ini, tapi jangan lupa sifat berkurban, jangan pernah sirna dari dalam sanubari
Pendidikan
Medan, MPOL Hari raya Idul Adha merupakan hari raya yang banyak dinantikan oleh umat Islam, hari raya ini memiliki dua ciri khas, pertama
Pendidikan
Medan, MPOL Plt Kepala MIN 1 Medan Ali Sanusi Rambe MPd mengatakan, makna salah hari raya hari besar Umat Islam adalah Hari Raya Idul Adh
Pendidikan