Pengacara Songong di Binjai Divonis Bui 2 Tahun, Why ?
Medan, MPOLTernilai songong alias sombong mengklaim diri sebagai pengacara andal, akhirnya masuk bui. Demikian nasib M. Riko Wijaya. Pengad
Hukum
Medan, MPOL - Warga suku Minang yang menetap di Sumatera Utara khususnya Kota Medan patut berbangga hati. Hal ini merujuk dari sejumlah perwira menengah (Pamen) Polri dengan notabene asli suku Minang yang biasa disebut kelompok 'urang awak' yang kini menjadi Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) di jajaran Polrestabes Medan.
Baca Juga:
Nama-nama mereka tidak asing lagi menjadi kepercayaan pimpinan Polri menempati jabatan Kapolsek di lokasi strategis di wilayah Kota Medan.
Inilah daftar nama dan jabatan Kapolsek 'urang awak' yang dihimpun Medan Pos:
Polwan cantik yang akrab disapa Rosa ini merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2007.
Baru menduduki jabatan Kapolsek, ia berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi yang baru lahir dengan meringkus seorang wanita sebagai pelakunya. Bahkan, baru-baru ini pihaknya sudah mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dalam tempo singkat.

Sepak terjangnya dalam mengungkap kasus patut diacungi jempol, apalagi kasus-kasus atensi seperti pembunuhan sudah banyak diungkapnya, bahkan saat kasus itu terjadi beberapa tahun silam ia belum menduduki jabatan sebagai Kapolsek Pancurbatu pun bisa diungkapnya.
Dengan logat bicaranya yang masih 'keminang-minangan', Faidir sudah pernah menduduki jabatan Kapolsek Pancurbatu dan Kapolsek Medan Area. Sebelum menjadi Kapolsek Pancurbatu, polisi yang videonya mengatur lalu lintas kerap berseliweran di grup WhatsApp ini pernah menjabat sebagai Kabagren Polres Tanah Karo.

Saat ini, Faidir merupakan satu-satunya Pamen Polri lulusan SIP yang sudah tiga kali menjabat Kapolsek di Kota Medan. Bukan tidak mungkin nantinya ia bakal ke empat kalinya menjabat Kapolsek lagi di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Saat lulus Bintara polisi, ia menjadi Tekab Poltabes Medan. Kemudian Alex mencoba peruntungan mengikuti Sekolah Calon Perwira (Secapa) 2008/ Reguler Tiga Lima (Regama) dan terpilih lulus.
Dalam perjalanan karirnya, ia telah menduduki jabatan Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru dan Kanit Ranmor Satreskrim Polrestabes Medan.
Selanjutnya, ia pernah menduduki jabatan Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Wakasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kasat Reskrim Polres Sergai, Kasat Reskrim Polres Pakpak Bharat dan Kabag SDM Polres Padangsidimpuan. *
Medan, MPOLTernilai songong alias sombong mengklaim diri sebagai pengacara andal, akhirnya masuk bui. Demikian nasib M. Riko Wijaya. Pengad
Hukum
Medan, MPOL Wakil Direktur Perum Bulog Mayjen. TNI (Purn) Marga Taufiq meninjau langsung penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras d
Ekonomi
Jakarta, MPOL Tiga puluh tahun setelah Hari Otonomi Daerah ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996, perjalanan desentral
Nusantara
Deli Serdang, MPOL Kabar miring yang sempat viral di salah satu platform TikTok yang beredar di media sosial terkait dugaan keterlibatan ok
Sumatera Utara
P.Siantar, MPOL Kepengurusan boleh berganti. Tetapi PMII tetap aktif dan berkembang. Kemudian, jangan pernah melakukan penghianatan. "
Sumatera Utara
Taput, MPOL Bupati Taput Dr. JTP Hutabarat bersama Ketua Yayasan Bunda Tzu Chi Wilayah Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan verifikasi dan
Sumatera Utara
Tanjungbalai, MPOLUpaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Tanjung Balai terus digencarkan. Pada Jumat (24/4)
Sumatera Utara
Medan Labuhan, MPOL Maraknya informasi yang ditayangkan media online dan media sosial (Medsos) terkait aktivitas perjudian di Pasar 7, Dusu
Sumatera Utara
Batu Bara, MPOLSatuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Batu Bara menggelar kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) dan upaya pencegahan
Sumatera Utara
Medan, MPOL Musyawarah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Area resmi menetapkan Rahmadsyah Putra Tarigan kembali
Sumatera Utara