Sumatera Cetak Harapan Baru Bulutangkis Lewat 15 Atlet Muda Peraih Super Tiket
Pekanabaru, MPOL Sebanyak 15 atlet muda menerima Super Tiket pada hari terakhir penyelenggaraan Audisi PB Djarum 2026 yang berlangsung di G
Nusantara
Medan, MPOL - Seorang pria di Medan viral di media sosial (medsos) usai memukul karyawan konter handphone (FG Ponsel) menggunakan kayu. Selain memukul, pria itu juga melempar kursi ke bagian badan korban.
Baca Juga:
Dalam video yang dilihat Medan Pos, Senin (15/4/2025) pagi, tampak pria berlagak preman mengenakan singlet berwarna hijau tiba-tiba datang membawa kayu sambil mengamuk dan melakukan penganiayaan dengan memukul tangan kiri korban berkali-kali.
Terdengar suara korban yang menangis-nangis karena kesakitan. Bukannya merasa kasihan, pelaku malah melempar kursi plastik ke korban.
Di dalam narasi disebutkan "seorang pria mengamuk sambil membawa kayu dan pukul penjaga konter diduga lantaran hendak meminta top up DANA gratis".
Peristiwa ini disebutkan terjadi di Jalan Tuba II, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Minggu (13/4/2025) sekira pukul 02.00 WIB.
Belakangan diketahui identitas korban bernama M. Khadafi Chaniago (20) warga Jalan Tenis, Rantau Utara, Labuhanbatu. Sementara identitas pelakunya yakni Adelan Perdana (37) warga Jalan Tuba II, Medan Denai.
Kanitreskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Pranata Simangunsong mengatakan usai kejadian itu esoknya, Senin (14/4/2205) korban membuat laporan polisi. Korban membuat laporan sekira pukul 23.00 WIB.

"Korban sudah membuat laporan. Namun, sebelum membuat laporan kita sudah menindaklanjuti laporan video viral tersebut," kata Dian kepada Medan Pos, Selasa (15/4/2025) siang.
Akibat dari penganiayaan itu, korban mengalami luka memar pada bagian tangan sebelah kiri.
Pelaku Ditangkap
Tim Reskrim Polsek Medan Area yang terus melakukan penyelidikan di lapangan berhasil meringkus pelaku. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan dalam tempo tak sampai 1x24 jam sejak korban membuat laporan.
"Pelaku kita amankan di pinggir Jalan Denai, Kecamatan Medan Denai, barusan sekira pukul 17.00 WIB. Penangkapan dilakukan dalam waktu tak sampai 1x24 jam sejak korban membuat laporan pada Senin 14 April jam 11 malam," ungkapnya.
Dian menambahkan saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik untuk dimintai keterangan.
"Alasan pelaku melakukan penganiayaan karena mengaku saldo DANA sebesar Rp 100.000 yang dibelinya dari korban tidak masuk. Padahal, menurut korban saldo sudah diisinya. Pelaku lalu emosi dan marah kemudian melakukan pemukulan kepada korban," terangnya. *
Pekanabaru, MPOL Sebanyak 15 atlet muda menerima Super Tiket pada hari terakhir penyelenggaraan Audisi PB Djarum 2026 yang berlangsung di G
Nusantara
Langkat, MPOL Komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendukung pembinaan generasi muda kembali ditunjukkan melalui kehadiran Pelaksa
Sumatera Utara
Padang, MPOL Luar biasa, Kontingen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan sukses mengukir tinta emas dan memboyong deretan
Pendidikan
Medan, MPOL Satreskrim Polrestabes Medan telah mengamankan dua wanita terkait kematian Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Nasion
Sumatera Utara
Sukabumi, MPOL Kesuksesan Ekspedisi Cicatih Elpala yang menempuh perjalanan dari hulu Sungai Cimelati sampai Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jaw
Pariwisata
Batubara, MPOL &ndash Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu Bara menempatkan peningkatan kualitas wartawan sebagai salah satu
Sumatera Utara
Satres Narkoba Polrestabes Medan memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polrestabes Medan termasuk di seputaran Jala
Sumatera Utara
Batu Bara, MPOL Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu Bara menempatkan peningkatan kualitas wartawan sebagai salah satu progra
Sumatera Utara
Deli Serdang, MPOL PTPN I Regional 1 menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi di Jalan Mahoni Pasar II, Desa Bandar Klippah, Kecamatan Percu
Sumatera Utara
Medan, MPOL PTPN I Regional 1 menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi di Jalan Mahoni Pasar II, Desa Bandar Klippah, Kecamatan Percut Sei
Nusantara