Stevano Turun Langsung Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana NTT
Jakarta, MPOL Anggota DPR RI Stevano Rizki Adranacus salurkan bantuan dan turun langsung melihat reruntuhan rumah warga akibat gempa bumi
Nasional
Medan, MPOL - Seorang pria di Medan viral di media sosial (medsos) usai memukul karyawan konter handphone (FG Ponsel) menggunakan kayu. Selain memukul, pria itu juga melempar kursi ke bagian badan korban.
Baca Juga:
Dalam video yang dilihat Medan Pos, Senin (15/4/2025) pagi, tampak pria berlagak preman mengenakan singlet berwarna hijau tiba-tiba datang membawa kayu sambil mengamuk dan melakukan penganiayaan dengan memukul tangan kiri korban berkali-kali.
Terdengar suara korban yang menangis-nangis karena kesakitan. Bukannya merasa kasihan, pelaku malah melempar kursi plastik ke korban.
Di dalam narasi disebutkan "seorang pria mengamuk sambil membawa kayu dan pukul penjaga konter diduga lantaran hendak meminta top up DANA gratis".
Peristiwa ini disebutkan terjadi di Jalan Tuba II, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Minggu (13/4/2025) sekira pukul 02.00 WIB.
Belakangan diketahui identitas korban bernama M. Khadafi Chaniago (20) warga Jalan Tenis, Rantau Utara, Labuhanbatu. Sementara identitas pelakunya yakni Adelan Perdana (37) warga Jalan Tuba II, Medan Denai.
Kanitreskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Pranata Simangunsong mengatakan usai kejadian itu esoknya, Senin (14/4/2205) korban membuat laporan polisi. Korban membuat laporan sekira pukul 23.00 WIB.

"Korban sudah membuat laporan. Namun, sebelum membuat laporan kita sudah menindaklanjuti laporan video viral tersebut," kata Dian kepada Medan Pos, Selasa (15/4/2025) siang.
Akibat dari penganiayaan itu, korban mengalami luka memar pada bagian tangan sebelah kiri.
Pelaku Ditangkap
Tim Reskrim Polsek Medan Area yang terus melakukan penyelidikan di lapangan berhasil meringkus pelaku. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan dalam tempo tak sampai 1x24 jam sejak korban membuat laporan.
"Pelaku kita amankan di pinggir Jalan Denai, Kecamatan Medan Denai, barusan sekira pukul 17.00 WIB. Penangkapan dilakukan dalam waktu tak sampai 1x24 jam sejak korban membuat laporan pada Senin 14 April jam 11 malam," ungkapnya.
Dian menambahkan saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik untuk dimintai keterangan.
"Alasan pelaku melakukan penganiayaan karena mengaku saldo DANA sebesar Rp 100.000 yang dibelinya dari korban tidak masuk. Padahal, menurut korban saldo sudah diisinya. Pelaku lalu emosi dan marah kemudian melakukan pemukulan kepada korban," terangnya. *
Jakarta, MPOL Anggota DPR RI Stevano Rizki Adranacus salurkan bantuan dan turun langsung melihat reruntuhan rumah warga akibat gempa bumi
Nasional
Serdang Bedagai, MPOL Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) bersama DPRD Kabupaten Sergai resmi menyepakati Kebijakan Umum
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Siswa TK Mutiara Ujung Negeri Kahan (Uneka) Kecamatan Bintang Bayu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara
Sumatera Utara
Samosir, MPOL Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, didampingi Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama Kelom
Sumatera Utara
Medan, MPOL Momentum Wisuda Periode ke76 Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan pada 18&ndash19 Agustus 2026 tidak hanya menja
Pendidikan
Medan, MPOL Changan, merek otomotif global di bawah naungan Indomobil Group, semakin memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan listrik In
Sumatera Utara
Humbahas, MPOL Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan menetapkan LN ( Kepala Desa Nagasaribu II) Kecamatan Lintongnihuta sebagai tersangka ko
Hukum
Medan, MPOL Mantan Kepala SMK Negeri 1 Lubuk Pakam Misrayani S. Pd,M.Si kini merasa lega karena status tersangka dirinya selama satu tah
Sumatera Utara
Medan, MPOL Bertepatan dengan peringatan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, akademisi Universitas Negeri Medan (Unimed),
Pendidikan
Labuhanbatu Selatan, MPOL Jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Labuhanbatu Selatan resmi berganti. Prosesi sera
Sumatera Utara