Medan, MPOL: Tim Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut membuktikan profesionalisme dengan kerja keras dan tuntas, dalam pengungkapan kasus perampokan disertai pembunuhan driver taksi online yang mayatnya ditemukan di kebun tebu Bulu China, Hamparan Perak, Jumat (14/8).
Baca Juga:
Tak sampai 24 jam, tim Jatanras yang dipimpin Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut Kompol Jama K Purba berhasil menangkap dua pelakunya. Keduanyapun terpaksa diberi tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kedua tersangka.
Keduanya ditangkap hendak melarikan diri saat mengenderai mobil warna kuning di Jalan Brayan, Kecamatan Medan Barat, Jumat (14/8) siang.
Amatan wartawan, salah seorang dari tersangka dibopong memasuki gedung Ditreskrimum Poldasu untuk menjalani pemeriksaan, sementara tersangka lain masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Mefan.
Selain menangkap kedua tersangka, polisi juga mengamankan mobil milik korban.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Poldasu Kompol Jama K Purba yang dikonfirmasi tidak membantah dan tidak mengiyakan penangkapan pelaku perampokan dan pembunuhan sopir taksi online tersebut.
"Semangat tim opsnal Jatanras yang luar biasa. Menunggu arahan pimpinan untuk rilis," ujar Kompol Jama K Purba, mantan Kasatreskrim Polrestabes Medan.
Untuk diketahui, warga yang bermukim di kawasan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, mendadak heboh penemuan mayat di perkebunan tebu, Bulu Cina, Kamis (13/8) malam.
Dari informasi yang didapat korban berinisial RA (25) warga Kecamatan Medan Helvetia, sudah hampir satu tahun bekerja sebagai pengemudi taksi online.
Saat ditemukan jasad korban dalam posisi terlentang mengenakan celana pendek biru kaos putih. Kemudian kedua kaki korban dalam keadaan terikat serta terdapat sejumlah luka memar di tubuh dan wajah diduga akibat tindakan penganiayaan.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan