Ketua PA Stabat Ikuti PKPSN 2026 di Brunei, Bahas Transformasi Digital Peradilan Syariah
Langkat, MPOL Ketua Pengadilan Agama (PA) Stabat, Sumut, Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag., menghadiri Persidangan Kehakiman dan Perundangan Syari
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Brigadir A personel yang bertugas di Unit Provos Polsek Pancurbatu langsung dikurung di sel khusus di bawah pengawasan Propam Polrestabes Medan. Brigadir A dilaporkan diduga karena mabuk-mabukan dan melempar botol minuman ke arah wajah seorang warga berinisial G.
Baca Juga:
Sebagai langkah tegas, Kapolrestabes Medan KBP Gidion Arif Setyawan langsung memerintahkan jajarannya menempatkan Brigadir A untuk diletakkan di tempat khusus (patsus) sel Polrestabes Medan. Tindakan itu dilakukan usai Brigadir A dijemput dan diperiksa oleh petugas Paminal.
"Tindak tegas dan patsus," kata Gidion kepada Medan Pos, Jumat (16/5/2025) malam.
Gidion menegaskan Brigadir A telah dipatsus mulai malam ini sampai jangka waktu beberapa hari ke depan.
"Sudah (dipatsus). Ya, mulai malam ini. (Selama) 30 hari," ungkapnya.
Selain diduga telah melanggar kode etik dan disiplin dalam tupoksi pelaksanaan tugas, Brigadir A juga bakal dijerat dalam kasus tindak pidana penganiayaan.
"Ada laporan pidananya juga," ungkap Gidion.
Sebelumya, oknum anggota Provos Polsek Pancurbatu dikabarkan telah melakukan penganiayaan terhadap seorang warga. Oknum berinisial A berpangkat Brigadir itu melempar botol kaca minuman beralkohol ke wajah seorang pria berinisial G.
Akibat dari kejadian itu, bagian wajah korban seperti di kening dan hidung mengalami koyak. Korban lalu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mengobati luka yang dialaminya.
Menurut informasi yang dihimpun Medan Pos, Jumat (16/5/2025), awalnya Bripgadir A disinyalir tengah mabuk-mabukan di salah satu kawasan Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Kamis (15/5/2025) malam. Entah bagaimana diduga terlibat cekcok mulut dan tengah dipengaruhi alkohol, Brigadir A tiba-tiba melempar botol minuman ke arah wajah korban.
Tak senang akan perlakuan itu, korban kemudian membuat laporan ke Polrestabes Medan. Esok harinya usai kejadian, Brigadir A dijemput selanjutnya diamankan oleh Propam Polrestabes Medan. Terhadap Brigadir A lalu dilakukan pemeriksaan di ruangan Paminal. Bahkan, korban dengan wajah dipenuhi perban juga dimintai keterangan oleh petugas.
Kapolsek Pancurbatu, Kompol Djanuarsa ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Brigadir A merupakan anggotanya. Djanuarsa mengatakan Brigadir A sudah diamankan oleh Propam Polrestabes Medan.
"Sudah diamankan di Propam Polres. Kita belum tahu kejadian sebenarnya seperti apa, karena masih mendengar satu versi. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan dia (Brigadir A) ya," kata Djanuarsa kepada Medan Pos, Jumat (16/5/2025) malam. *
Langkat, MPOL Ketua Pengadilan Agama (PA) Stabat, Sumut, Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag., menghadiri Persidangan Kehakiman dan Perundangan Syari
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Peran kader Posyandu di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) diharapkan tidak berhenti pada pelayanan kesehatan ibu da
Sumatera Utara
Samosir, MPOL Malam yang seharusnya berlalu seperti biasa berubah menjadi pengalaman yang disebut Romanto Nadeak (31) sebagai malam penuh
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Senator Filep Desak Menaker hingga Kadisnaker Papua Barat audit soal Ketenagakerjaan sektor Migas di Papua Barat, demikian d
Nasional
Medan, MPOL Kordinator Wilayah (Korwil)Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat meyak
Politik
Jakarta, MPOL Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB Eka Widodo mengusulkan pembentukan panitia khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti putusan
Nasional
Jakarta, MPOL DPD RI mendorong hasil pemeriksaan BPK RI tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi menjadi dasar perbaikan nyata
Nasional
Jakarta, MPOL , MPOL Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR RI sambut kepengurusan baru KWP dorong kinerja dan peliputan nakin prof
Nasional
Jakarta, MPOL DPD RI gandeng BRIN dan ICMI, perkuat kegislasu berbasis riset dan data, demikian Sekretaris Jenderal DPD RI Mohammad Iqbal
Nasional
Medan, MPOL Sejumlah orang tua murid dan pelajar mengaku bahwa ijazah atau surat tanda tamat belajar (STTB) dari sekolah, masih ditahan ole
Politik