Minggu, 21 April 2024

Ngeri, Menolak Dipalak Seorang Pria di Marelan Ditembak

Toga Pasaribu - Rabu, 28 Februari 2024 21:09 WIB
Ngeri, Menolak Dipalak Seorang Pria di Marelan Ditembak
Korban penembakan pria tak dikenal mendapat perawatan medis di Medan Marelan dibawa ke rumahnya di Kecamatan Tanjungtiram Kabupaten Batubara.(Top)
Medan, MPOL - MI (18) seorang pria pedagang Mie Aceh, Rabu dinihari (28/2) pukul 01:00 WIB, tampa sebab yang belum jelas ditembak dikawasan Pasar 1 Rel Kelurahan Tanah 600 Medan Marelan.

Baca Juga:

Usai mendapat perawatan, MI disebutkan langsung dibawah pulang keluarganya ke Kecamatan Tanjungtiram, Kabupaten Batubara.

Informasi yang berhasil diperoleh wartawan menyebutkan, malam itu korban usai berjualan Mie Aceh di kawasan Medan Polonia, tidak langsung pulang ke rumah tokenya melainkan nongkrong bersama sejumlah teman-temannya di kawasan Pasar 1 Rel tak jauh dari Klinik Bidan Sulastri, Medan Marelan.

Setelah beberapa saat nongkrong bersama temannya, tiba-tiba datang tiga orang pria yang berbonceng tiga mengendarai sepedamotor dan langsung menghampiri korban.

Seorang dari tiga pria itu langsung menanyakan keberadaan Handphone korban dan memaksa korban agar menyerahkan Hp-nya. Karena tak mau memberikan Hpnya, salah satu pria mengarahkan moncong senjata ke arah korban.

Karena merasa ketakutan, korban pun langsung beranjak meninggalkan lokasi menuju rumah tokenya.

Saat korban berjalan, salah seorang pelaku langsung meletuskan senjatanya dan mengenai tangan korban.

Bunyi letusan senjata sontak mengundang perhatian warga sekitar dan seketika ketiga pria tak dikenal itu langsung kabur melarikan diri.

"Setelah menembak korban, ketiga pria tak dikenal itu langsung melarikan diri," ujar Herman, warga di sekitar lokasi kejadian.

Namun, Herman tidak mengetahui apakah senjata laras panjang tersebut jenis senjata api atau senapan angin.

"Aku tidak tau apakah senjata laras panjang itu jenis senjata api atau senapan angin karena setelah terdengar suara letusan, para pelaku langsung kabur melarikan diri," ujar Herman.

Sementara itu, korban menuturkan bahwa dirinya mengenal ketiga pelaku tersebut namun tidak mengetahui siapa namanya.

"Saya kenal dengan pelaku namun tidak tau siapa namanya," ujar korban.

Akibat tembakan senjata laras panjang tersebut, tangan korban terluka dan terus mengeluarkan darah. Oleh pihak keluarganya, korban dilarikan ke rumah sakit di kawasan Tanjungtiram, Kabupaten Batubara.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol P. S. Simbolon ketika dikonfirmasi melalui panggilan telepon membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Setelah kita cek di sekitar TKP, memang benar ada peristiwa itu tapi korban tidak ada membuat LP, dugaan sementara para pelaku itu berniat mau memalak korban dan senjata yang dipakai para pelaku itu jenis senapan angin," ungkapnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pasutri Dijambret Terkapar di Jalan, Suami Tewas Istri Kritis, 2 Pelaku Ditangkap 1 Ditembak!
Pencuri yang Tikam Korbannya Hingga Tewas Ditangkap, Kaki Pelaku Jebol Ditembak-Terduduk di Kursi Roda
Plt Bupati Labuhanbatu Turut Prihatin Atas Terbakarnya Rumah Wartawan
Polres Labusel Tembak Pencuri Perhiasan Warga
Residivis Spesialis Bongkar Rumah dan Pencuri Pagar Warga Ditembak
Polisi Beberkan Motif Puluhan Preman Serang-Tembak Sopir Truk Sampai 'Mandi Darah'
komentar
beritaTerbaru