Padangsidimpuan, MPOL - Persatuan Wartawan Indonesia (
PWI) Tapanuli Bagian Selatan (
Tabagsel) menyelenggarakan kegiatan Capacity Building dengan Tema"Peningkatan kapasitas jurnalis di era teknologi digital". di Aula Emeral Hall, Hotel Mega Permata Padangsidimpuan, Kamis (25/9). Pembekalan ini kapasitas
Jurnalis tersebut diikuti 17 orang peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota
PWI Tabagsel.
Baca Juga:
Ketua
PWI Tabagsel, H. Kodir Pohan, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan agar tetap relevan di tengah derasnya arus digitalisasi media.
"Wartawan
PWI Tabagsel harus mampu menguasai teknologi, beradaptasi dengan perubahan, dan tetap memegang teguh kode etik jurnalistik. Dengan begitu, kita bisa menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat," tegasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Wali Kota Padangsidimpuan dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Nurcahyo B. Susetyo, yang menyampaikan apresiasi kepada
PWI Tabagsel. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan kemitraan strategis dengan pers untuk menyebarluaskan informasi pembangunan kepada masyarakat.
"Pers adalah pilar demokrasi. Melalui pelatihan ini, kami berharap jurnalis di
Tabagsel semakin profesional dalam menjalankan tugasnya di era digital," ujar Nurcahyo.
Ketua
PWI Sumatera Utara, yang diwakili SR. Hamonangan Panggabean, S.Sos, dalam sambutannya juga menegaskan bahwa tantangan dunia pers semakin kompleks di era teknologi digital. Ia mengingatkan pentingnya membekali diri dengan keterampilan baru, khususnya menghadapi derasnya arus informasi di media sosial.
Kegiatan Capacity Building ini dipandu oleh Riswandi selaku Ketua Panitia. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak-pihak yang mendukung kegiatan tersebut. "Pelatihan ini merupakan salah satu upaya
PWI Tabagsel untuk meningkatkan kualitas jurnalis agar mampu menjawab tuntutan zaman," katanya.
Acara semakin lengkap dengan kehadiran Sugiatmo, yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Sugiatmo menguraikan materi seputar strategi jurnalistik digital, mulai dari teknik penulisan berita berbasis data, etika penggunaan media sosial, hingga pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan publikasi.
"Era digital bukan ancaman, melainkan peluang. Wartawan harus memanfaatkan teknologi untuk mempercepat proses kerja dan memperluas jangkauan pemberitaan," jelasnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan jurnalis di bawah naungan
PWI Tabagsel semakin tangguh, adaptif, dan siap menghadapi dinamika perkembangan teknologi informasi tanpa meninggalkan jati diri sebagai pewarta yang profesional.***
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani