Jual Beli Jabatan, Bupati Simalungun Tidak Mengenal Junita Damanik
Simalungun, MPOL Beredarnya pemberitaan di media online tentang dugaan praktik penipuan sekaligus jual beli jabatan di lingkungan Pemerinta
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Nama Kompol DK kembali mencuat di media sosial setelah dirinya menggunakan vape mengandung narkotika (pod getar) bersama wanita lain viral. Dari kasus ini, Propam Polda Sumut telah mengambil langkah cepat dan tegas dengan menjebloskan Kompol DK ke dalam sel penempatan khusus (Patsus) Dittahti Polda Sumut.
Baca Juga:
- Alami Kerusakan Mesin, TNI-AL Kodaeral I Selamatkan KM Nelayan Teratai GT 6 Terbawa Ombak Sampai Thailand
- Tokoh Pemuda Delitua Desak Bupati Deliserdang Mundur: Pernyataannya Soal Perbaikan Jalan Rusak Bikin Sakit Hati Rakyat!
- Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Brimob Sumut Bagikan 1.000 Porsi Makan Gratis dan Gelar Pasar Murah di Car Free Day Medan
Kabid Humas Polda Sumut, KBP Ferry Walintukan sebelumnya mengatakan Kompol DK beralasan mengonsumsi pod getar sebagai tester dan wanita yang bersamanya saat itu adalah informan ('rusa') yang bersangkutan berinisial L.
Menanggapi ulah Kompol DK yang lagi-lagi viral, Direktur Pusat Studi Hukum dan Pembaharuan Peradilan (Pushpa) Sumut, Muslim Muis, S.H angkat bicara. Muslim mengatakan Kompol DK tidak cocok menjadi polisi dan bila terbukti menggunakan narkotika agar pimpinan Polri segera memecatnya.
"Yang pertama usut semua kasus-kasus lamanya, usut semua kasus-kasus yang pernah dilakukannya. Yang kedua bila memang terbukti pecat saja dia (Kompol DK) jadi polisi," kata Muslim kepada Medan Pos, Sabtu (2/5/2026).
"Kemudian, mana bisa pod getar itu dijadikan alasan sebagai tester. Dia penegak hukum jangan melakukan tindak pidana, itu aja," sebutnya.
Masih kata Muslim, perbuatan yang dilakukan Kompol DK telah mencoreng nama institusi Polri, baik dari segi adat istiadat, dugaan asusila degan wanita dalam video itu viral dan sebagainya.
"Maka dari itu dia gak cocok jadi polisi, cocoknya jadi tukang sapu jalanan saja untuk membalas semua kelakuannya. Kalau bisa ditambah sanksinya untk menyapu jalan," imbuhnya.
Saat disinggung apakah boleh anggota Polri seperti Kompol DK bermesraan dengan wanita lain meskipun alasan sebagai informan-nya, Muslim bilang perbuatan Kompol DK telah melanggar kode etik Polri. Sambil berkelakar, Muslim mau juga seperti itu.
"Kalau dibolehkan begitu, aku pun mau," kelakarnya.
Simalungun, MPOL Beredarnya pemberitaan di media online tentang dugaan praktik penipuan sekaligus jual beli jabatan di lingkungan Pemerinta
Sumatera Utara
Simalungun, MPOL Menyambut Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Simalungun lakukan gerakan kepedulian sosial yang langsung dirasakan m
Sumatera Utara
Lubuk Pakam, MPOLTerkait Rumah Dinas (Rumdis) Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang Lom lom Suwondo Pecah bolong diduga bekas lubang peluru pih
Sumatera Utara
Medan, MPOL TNI AL Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) bersama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan PT Perkebunan Nusantara (PT
Sumatera Utara
Medan, MPOL Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pembinaan iman, pendidikan, dan penguatan pelayanan gereja, Kombes. Pol. (Purn.) Dr. Ma
Sumatera Utara
Medan, MPOLAnggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Golkar Dapil Sumut I Kombes Pol (Purn) Dr Maruli Siahaan SH MH yang juga Ketua Umum PPSD Siaha
Sumatera Utara
Medan, MPOL Pemilihan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karo telah selesai dilaksanakan dengan terpilihnya Jujur Sinuling
Politik
Bursa pemilihan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Daerah Khusus (DK) Perumnas Mandala periode 2026&ndash2029 mulai menghanga
Sumatera Utara
Medan, MPOL Wakil Menteri Agama RI H. Romo Muhammad Syafii mengajak seluruh Umat Islam, khususnya di Sumatera Utara untuk memaknai peringat
Sumatera Utara
Medan, MPOL Sarma Hutajulu selaku Kuasa Hukum Yayasan Pendidikan ( YP) HKBP Padang Bulan memberi waktu hingga 21 Juni 2026 kepada BS untuk
Hukum