Kamis, 23 April 2026

KPw Bank Indonesia Sumatera Utara Kirim 1,050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya

Hendro - Rabu, 22 April 2026 22:40 WIB
KPw Bank Indonesia  Sumatera Utara Kirim 1,050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya
Kepala KPw BI Sumut Rudy B Hutabarat bersama Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution melakukan pelepasan cabai merah dari Kabupaten Karo ke kota Palangkaraya, di Kantor Gubernur Sumut. Rabu ( 22/04/26). (Foto : Hendro Budiman).
Medan, MPOL - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sumatra Utara (Sumut) menginisiasi pengiriman cabai merah segar dari Kabupaten Karo ke Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan skema kerja sama antar daerah (KAD).

Baca Juga:
Kepala KPw BI Sumut Rudy B Hutabarat mengatakan pengiriman cabai sebanyak total 1.050 kg ke luar Sumut dilakukan dalam rangka menjaga kestabilan harga cabai dan inflasi Sumut.

"KAD ini adalah bentuk komitmen kami dari Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas harga khususnya cabai, juga membantu menjaga daya beli petani maupun masyarakat," ujar Rudy dalam agenda pelepasan pengiriman komoditas cabai dengan skema KAD di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (22/4/2026).

Dia mengatakan komoditas cabai kerap menjadi penyumbang utama inflasi di sejumlah daerah lantaran fluktuasi harga yang cukup tajam. Di tingkat pedagang, harga cabai bisa tembus Rp100.000 per kilogram (kg) saat pasokan terganggu, atau sebaliknya turun hingga di bawah Rp20.000 per kg saat pasokan berlimpah.

Rudy mengatakan kerja sama antar daerah ini merupakan solusi konkret yang akan membantu petani cabai mempertahankan pendapatan mereka, serta membantu pemerintah menjaga laju inflasi.

"Sehingga kalau harga cabai rendah dan menyebabkan deflasi, petani di Karo tidak kehilangan motivasi untuk menanam lagi di waktu yang akan datang. Ini merupakan suatu terobosan kebijakan yang dapat kami lakukan," jelasnya.

Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution mengapresiasi pengiriman komoditas cabai dari Karo ke Palangka Raya Kalteng yang difasilitasi KPw BI Sumut.

Bobby mengatakan KAD masuk dalam salah satu program unggulan dalam rangka menjaga stabilitas harga. Di tahun 2026, Pemprov Sumut menargetkan ada 12 kabupaten/ kota yang menjalin kerja sama antar daerah, terutama daerah-daerah dengan fluktuasi inflasi tinggi.

"KAD ini merupakan terobosan yang luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih kepada BI yang telah mendorong dan menolong petani kami di Karo," ujar Bobby.

Adapun Wakil Bupati Karo Komando Tarigan mengatakan KAD Pemkab Karo dengan Palangka Raya membuat harga cabai di tingkat petani membaik.

Sebagai penghasil cabai di Sumut, Karo bisa mencatatkan fluktuasi harga cabai yang cukup ekstrem ekstrem, hingga menyentuh Rp8.000 per kg di tingkat petani ketika panen berlebih.

"Per hari ini sudah terpantau rata-rata harga cabai sudah di Rp25.000 per kg. Ini kabar baik bagi petani kami," ujarnya. (Dro).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru