Kemudian, Kompol DK mengaku baru satu kali menghisap
pod getar baru dengan alasan tester. Namun, dalam penyelidikan itu pelaku tidak berhasil ditangkap dan tidak ada membuat LHP. Akan tetapi hingga saat ini Kompol DK tidak dapat memperlihatkan surat perintah tugas penyelidikan tersebut.
Baca Juga:
Pada saat divideokan, selain L wanita (informan) di lokasi terdapat rekan dari Kompol DK berinisial R dan A.
"Telah dilakukan pemeriksaan urine terhadap Kompol DK di Bidlabfor Polda Sumut. Hasilnya, urine yang bersangkutan negatif," sebutnya.
"Namun, untuk pemeriksaan darah dan rambut Kompol DK masih menunggu hasil dari Bidlapfor," tambahnya.
Hingga kini, kata Ferry, tim masih melakukan rencana tindak lanjut untuk menginterogasi saksi Riki dan A selaku yang mengetahui sesuai isi video yang dibuat di salah satu rumah makan tersebut. *
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News