Rabu, 06 Mei 2026

Pengajian Rutin Bulanan WBP Resmi Diluncurkan

Yuna - Selasa, 05 Mei 2026 20:29 WIB
Pengajian Rutin Bulanan WBP Resmi Diluncurkan
Foto Bersama WBP (Warga BInaan Permasyarakatan), Pegawai Lapas Dan Al Ustadz saat gelar pengajian rutin.
Tanjungbalai, MPOL - Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan resmi meluncurkan kegiatan pengajian rutin bulanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk pertama kalinya pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian dengan mengusung tema "Menjemput Ampunan di Balik Jeruji: Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik."

Baca Juga:
Program pembinaan ini dirancang untuk dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan sistem bergiliran di tiap blok hunian. Hal ini bertujuan agar seluruh WBP mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengikuti kegiatan pembinaan rohani sebagai bekal memperbaiki diri.

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Refin Tua Simanullang menyampaikan bahwa para WBP sejatinya adalah pribadi-pribadi baik yang pernah melakukan kesalahan, yang dalam banyak kasus dipengaruhi oleh faktor lingkungan maupun kondisi tertentu.

"WBP ini adalah orang-orang baik, hanya saja mereka tidak mengetahui atau tidak menyadari apa yang mereka perbuat akibat faktor lingkungan dan lainnya. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kita dorong mereka untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Refin.

Kalapas juga berharap dukungan dari para tokoh agama, khususnya para ustadz, untuk terus berkontribusi dalam mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan Lapas.

"Kami mohon dukungan dari para ustadz untuk terus mensupport kegiatan keagamaan di lapas yang kita cintai ini, agar pembinaan berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi WBP," tambahnya.

Dalam tausiyahnya, Ketua MUI, Ustadz Ardiansyah, S.Pd.I, menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para WBP agar tidak berputus asa terhadap rahmat Allah.

"Jangan pernah putus asa dengan rahmat Allah. Tinggalkan, sesali, dan jangan ulangi lagi. Allah mencintai orang-orang yang bertobat. Di balik setiap musibah pasti ada hikmah, dan itu bisa menjadi jalan untuk menjadi manusia yang lebih baik," ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konsisten dalam membangun kesadaran spiritual WBP serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih religius, humanis, dan berorientasi pada perubahan positif. (Yun)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru