Senin, 13 Juli 2026

Update ASN BPN Nias yang Ditemukan Tewas Terjatuh dari Apartemen Skyview Setiabudi, Ini Jawaban Polisi

Ardi Yanuar - Senin, 13 Juli 2026 03:22 WIB
Update ASN BPN Nias yang Ditemukan Tewas Terjatuh dari Apartemen Skyview Setiabudi, Ini Jawaban Polisi
Korban ditemukan tewas dengan kondisi kaki kanan putus usai terjatuh dari lantai 12 Apartemen Skyview Setiabudi.

Medan, MPOL - Kasus kematian Apriaman Lase (27) hingga kini masih menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, sampai saat ini belum diketahui motif korban sampai terjatuh atau diduga lompat hingga tewas dari lantai 12 Apartemen Skyview Setiabudi, Jalan Abdul Hakim, Medan.

Baca Juga:

Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan pun masih bekerja ekstra keras menyelidiki sekaligus mendalami perkara ini. Meskipun telah memeriksa sejumlah saksi dan menggelar pra-rekonstruksi, penyebab tewasnya Aparatus Sipil Negara (ASN) di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias, itu hingga sekarang belum dapat dipastikan apakah bunuh diri atau dibunuh.

Yang pasti, publik menantikan jawaban dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab ataupun motif atas kematian korban. Adrian mengatakan penyelidikan masih terus berlangsung dan mendalami keterangan para saksi.

"Sejauh ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk dua wanita yang saat itu bersama korban," kata Adrian saat dikonfirmasi Medan Pos, Senin (13/7/2026).

Adrian meminta awak media untuk bersabar sembari menunggu hasil pendalaman pemeriksaan yang dilakukan penyidik terhadap saksi-saksi.

"Sabar dulu ya, ini masih pendalaman. Nanti akan kita infokan update nya," sambungnya.

Sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Medan telah menggelar pra-rekonstruksi kasus kematian Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias, Apriaman Lase (27).

Diketahui, korban ditemukan tewas berlumuran darah setelah diduga lompat dari lantai 12 Apartemen Skyview Setiabudi, Jalan Abdul Hakim, Medan, Jumat (10/7/2026) sekira pukul 05.00 WIB. Tragisnya, kaki kanan korban putus hampir sampai ke lutut.

Beranjak dari kasus ini, tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Unitreskrim Polsek Sunggal turun ke lokasi melakukan olah TKP. Di sekitar lokasi tempat ditemukannya jasad korban pun telah dipasang garis polisi (police line). Setelah itu, petugas melakukan penyelidikan untuk mencari wanita yang saat itu bersama korban di dalam kamar tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun Medan Pos di lapangan, ada dua wanita yang diamankan di dua lokasi yang berbeda. JN disebut-sebut diamankan petugas di kawasan Kecamatan Sibolangit, Sabtu (11/7/2026) sekira pukul 07.00 WIB. Selanjutnya, di hari yang sama, R diamankan di kawasan Ring Road, Medan Sunggal, sekira pukul 11.00 WIB. Kemudian keduanya pun diboyong ke Polrestabes Medan guna kepentingan penyidikan.

Setelah itu, polisi telah menggelar pra-rekonstruksi pada Minggu (12/7/2026) siang, dengan memperagakan puluhan adegan. Kegiatan ini diketahui bertujuan untuk memperagakan ulang kejadian dugaan tindak pidana secara tertutup guna menguji kesesuaian keterangan saksi dan diduga pelaku sebelum rekonstruksi resmi.

Informasi yang berkembang, kedua wanita tersebut saat ini masih dimintai keterangan oleh penyidik. Keterangan mereka pun masih didalami untuk mengungkap teka-teki kematian korban sekaligus menguak motif sebenarnya. *

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru