Kamis, 23 Juli 2026

JTP : GERNAS RANA dan BERLIAN Merupakan Langkah Strategis Ciptakan Ruang Publik Anak Hingga Ke Pelosok

Darwin Manalu - Kamis, 23 Juli 2026 15:56 WIB
JTP : GERNAS RANA dan BERLIAN Merupakan Langkah Strategis Ciptakan Ruang Publik Anak Hingga Ke Pelosok
Ist
Bupati Taput JTP Hutabarat saat memperingati HAN ke 42 di Kecamatan Siborong-borong.
Taput, MPOL -‎Bupati Taput JTP Hutabarat pimpin upacara Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 tahun 2026 yang berlangsung dengan Lapangan Gereja HKBP Sabungan Kecamatan Siborong-borong, Kamis (23/7).

‎Bupati pada kesempatan itu membacakan amanat tertulis dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi.

Baca Juga:
Peringatan HAN tahun ini mengusung tema nasional "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", sebuah ajakan moral bagi seluruh elemen bangsa untuk membentengi anak-anak dari kekerasan, diskriminasi, eksploitasi, dan perundungan (bullying).

‎‎JTP juga menekankan bahwa menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

‎"Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan kolaborasi erat antara keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media, tokoh agama, hingga tokoh adat demi mewujudkan ruang tumbuh kembang yang aman bagi generasi penerus kita," ucapnya.

‎Pemkab Taput juga mendorong optimalisasi Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (GERNAS #RANA) serta penguatan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) di seluruh pelosok wilayah Tapanuli Utara.

Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan ruang publik dan institusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan anak.

‎‎Mengakhiri amanatnya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pemenuhan hak anak sebagai prioritas pembangunan daerah.

Menurutnya, perhatian mendasar yang diberikan hari ini merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045.

‎"Anak-anak Tapanuli Utara harus tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta berdaya saing. Merekalah yang kelak memimpin dan membawa bangsa ini menuju masa depan yang maju, adil, dan sejahtera," tegasnya.

‎Sebagai wujud nyata kepedulian dan pemenuhan hak sipil anak, dalam rangkaian kegiatan ini Pemkab Taput menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) secara simbolis kepada beberapa perwakilan anak.

Selain itu, Bupati beserta jajaran juga membagikan paket bingkisan untuk memberikan keceriaan dan motivasi kepada anak-anak yang hadir. Suasana peringatan HAN ke-42 semakin semarak dengan ditampilkannya berbagai pertunjukan seni dan budaya oleh para pelajar. Atraksi seni tersebut menjadi wadah ekspresi bakat, kreativitas, sekaligus sarana melestarikan nilai-nilai budaya lokal Tapanuli Utara sejak dini.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru