Medan, MPOL -
Baca Juga:
Satres Narkoba Polrestabes Medan mengungkap praktik peredaran narkotika yang memanfaatkan warung internet (warnet) jadi lokasi transaksi narkoba jenis sabu.
Lokasinya di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Sari B, Kecamatan Medan Selayang.
Dalam pengungkapan tersebut, dua orang berhasil diamankan beserta barang bukti sabu dan uang yang diduga berasal dari hasil penjualan narkoba.
Kasus ini terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan dan menggerebek lokasi pada Kamis (23/7) dini hari.
Awalnya, polisi menangkap seorang pria berinisial DA (29), warga Jalan Sei Kambing, Kecamatan
Medan Sunggal, saat lagi di depan warnet.
Dari tangan pria tersebut, petugas menemukan satu paket sabu dengan berat bruto 0,16 gram.
Saat menjalani pemeriksaan awal, DA mengaku memperoleh sabu dari seseorang yang ada di dalam warnet.
Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh petugas dengan melakukan pengembangan di lokasi.
Hasilnya, polisi berhasil mengamankan DD (46), warga Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Selayang, yang diduga berperan sebagai pemasok sabu kepada DA.
Hasil penyelidikan, tersangka diduga menjadikan warnet sebagai tempat bertransaksi untuk menghindari kecurigaan.
"Tersangka kedua yang kami tangkap di dalam warnet, memang selalu menggunakan warnet sebagai tempat transaksi. Tersangka, biasa menyimpan narkoba ke dalam botol hitam untuk menyamarkan narkoba," tutur Kasat Res Narkoba
Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, dalam keterangannya Sabtu (1/8/26).
Dari DD, petugas menyita sabu seberat 0,41 gram, sejumlah uang tunai yang diduga merupakan hasil transaksi, serta sebuah botol berwarna hitam yang digunakan sebagai tempat menyembunyikan narkotika agar tidak mudah terdeteksi.
Polisi menduga modus penyimpanan menggunakan botol tersebut sengaja dilakukan untuk mengelabui aparat maupun orang lain yang berada di sekitar lokasi transaksi.
Saat ini,
Satres Narkoba Polrestabes Medan masih mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk memburu pihak yang diduga menjadi pemasok utama narkotika kepada para tersangka.
"Masih kita kembangkan kasus ini, tentunya pemasok narkoba kepada para tersangka dalam pengejaran, dan dipastikan akan kami ringkus," pungkas AKBP Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP.(*)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News