Batu Bara, MPOL -Aksi nekat namun tenang dilakukan seorang pria tidak dikenal yang mencuri 2 tabung gas subsidi dengan modus membeli rokok.
Aksi yang terekam kamera CCTV tersebut menimpa warung rokok milik Charles Siregar alias Pak Dio yang terletak depan
Polres Batu Bara, Senin (10/8/2026) sekira pukul 17.00 WIB.
Dalam rekaman CCTV terlihat jelas pria tersebut berpura-pura melewati warung namun diduga untuk memantau situasi.
Tak lama berselang, pria mengenakan kaus warna kuning tersebut memasuki warung dari depan.
Setiba di warung, dengan tenang pria tersebut mengambil 2 tabung gas dari dalam warung dan memindahkannya ke trotoar.
Begitu istri pemilik warung datang, pria tersebut berpura-pura membeli rokok. Namun setelah membeli rokok dan pemilik pergi meninggalkan warung, dengan tenang pria tersebut menuju belakang warung yang berada di depan kediaman Siregar.
Setelah berbincang-bincang dengan istri pemilik warung, pria tersebut kembali masuk ke dalam warung.
Begitu istri pemilik warung silap, dengan tenang dan penuh perhitungan pria tersebut mengangkat 2 tabung gas yang sebelumnya telah ditaruhnya di trotoar depan warung.
Uniknya diduga untuk menghindari kecurigaan orang yang berlalu lalang di jalan depan warung, pria tersebut berpura-pura berbalik ke warung. Melihat situasi aman pria tersebut pergi melenggang kangkung dengan membawa 2 tabung gas curiannya.
Tabung gas tersebut diduga dijual ke pangkalan gas yang berada di Jalinsum Kelurahan Lima Puluh Kota.
Aksi pencurian tersebut diduga juga dilakukan di Perumahan Lima Puluh Permai Kelurahan Lima Puluh Kota pada hari yang sama. Warga mengaku kehilangan 6 buah tabung gas isi 3 kg.
Seluruh tabung gas yang dilaporkan dicuri di perumahan tersebut dititipkan di warung makan yang uniknya berada di samping warung rokok milik Siregar.
Tidak lama kemudian seorang anak dibawah umur menjemput tabung gas dari rumah makan dan membawanya ke pangkalan gas untuk dijual.
Mengetahui ada seorang anak yang menjual gas, Siregar langsung mencarinya. Setelah bertemu, Siregar menanyakan kemana tabung gas yang dibawa anak tersebut dijual.
Dengan polos, anak tersebut mengaku dijual ke pangkalan gas atas suruhan seorang pria yang diduga warga Mangkai Kecamatan Lima Puluh.
Siregar kemudian mendatangi pangkalan gas dan mengatakan tabung gas miliknya telah hilang dan dijual ke pangkalannya.
Tidak ingin terlibat sebagai penadah, dengan sukarela pemilik pangkalan gas mengembalikan tabung gas milik Siregar.
Sementara ini Siregar mengaku belum memutuskan , apakah ianya akan membuat laporan polisi.**
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News