Cinta Dame FC Menang Tipis 1-0 atas Tomok United, Laga Diwarnai Keributan
Samosir, MPOL Cinta Dame FC berhasil meraih kemenangan tipis 10 atas Tomok United dalam pertandingan sepak bola yang berlangsung di lapang
Olahraga
Deli Serdang, MPOL: Langkah Pondok Pesantren Al Hidayah, Dusun IV, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, mendorong ketahanan pangan mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, SE., SH., MSP.
Apresiasi itu disampaikan Sugiat saat menghadiri launching penanaman bawang merah di lahan Pondok Pesantren Al Hidayah, Sabtu (12/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sugiat mengaku kagum atas langkah yang dilakukan pimpinan pondok pesantren, Ustaz Khairul Ghazali, yang menjadikan lahan pesantren sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Saya sangat kagum dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Pesantren Al Hidayah di bawah pimpinan Ustaz Khairul Ghazali. Launching penanaman bawang merah ini merupakan program yang sangat strategis agar Indonesia memiliki ketahanan pangan yang tangguh," kata Sugiat.
Menurut Sugiat, Indonesia sebagai negara yang memiliki sumber daya alam melimpah semestinya mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri. Karena itu, ketergantungan terhadap impor komoditas pangan dinilai menjadi tantangan yang harus terus diatasi.
"Bagaimana Indonesia tidak lagi mengimpor apa yang menjadi kebutuhan pangannya? Karena ini menjadi paradoks. Sebuah negara yang diberi Allah Subhanahu wa Ta'ala tanah yang subur, gemah ripah loh jinawi, tetapi kebutuhan pangannya setiap tahun masih mengimpor produk dari China," ujarnya.
Ia mencontohkan kebutuhan bawang merah nasional yang disebutnya mencapai sekitar 600.000 ton per tahun. Sementara itu, produksi lokal dari Aceh hingga Papua disebut baru berada di kisaran 40.000 ton per tahun.
"Artinya, kekurangannya masih sekitar 560.000 ton setiap tahun. Jadi, apa yang dilakukan Ustaz Khairul Ghazali ini merupakan bagian dari menjalankan tugas negara, bagaimana negara menjamin ketahanan pangannya," kata Sugiat.
*Lahan Akan Diperluas 20 Hektare*
Dukungan terhadap pengembangan program pertanian di Pondok Pesantren Al Hidayah juga disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Lom Lom mengatakan, saat ini area lahan yang dikelola dan dikerjakan Pondok Pesantren Al Hidayah baru sekitar 5 hektare. Namun, ke depan, lahan tersebut direncanakan diperluas hingga 20 hektare.
"Kalau saat ini area kerja dan lahan yang dikerjakan oleh Pondok Pesantren Al Hidayah baru 5 hektare, ke depannya akan ditambah 20 hektare lagi," kata Lom Lom. Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan para hadirin yang hadir dalam kegiatan launching.
Perluasan lahan itu dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan skala produksi sekaligus memperkuat peran pesantren dalam pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Deli Serdang.
Sugiat menilai, keterlibatan pondok pesantren dalam sektor pertanian memiliki nilai strategis. Pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan ketahanan pangan.
Ia menambahkan, pengembangan komoditas bawang merah sejalan dengan cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Sejak awal, Bapak Presiden Prabowo Subianto secara umum menempatkan komoditas bawang merah sebagai salah satu komoditas utama dalam upaya mencapai target swasembada pangan nasional," katanya.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk pesantren.
Karena itu, ia berharap langkah yang dimulai Pondok Pesantren Al Hidayah tersebut dapat berkembang menjadi gerakan yang lebih besar dan memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.
"Cita-cita besar Presiden Prabowo salah satunya adalah agar Indonesia memiliki ketahanan pangan yang sangat tangguh. Karena itu, langkah seperti yang dilakukan Pesantren Al Hidayah harus kita dukung dan kembangkan," pungkas Sugiat.
Kegiatan launching penanaman bawang merah, juga dihadiri Kasatgas Densus 88 Anti Teroris Polri, Kombes Pol Kurnia Hadi, Anggota DPRD Kota Binjai, Rounggur Simorangkir, Kadis Pertanian Deli Serdang, Camat Kutalimbaru, Ulama KH Zulfikar Hajar dan beberapa mantan Napiter.(kcu)
Baca Juga:
Samosir, MPOL Cinta Dame FC berhasil meraih kemenangan tipis 10 atas Tomok United dalam pertandingan sepak bola yang berlangsung di lapang
Olahraga
Belawan, MPOL Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) I membuka secara resmi Perkemahan SabtuMinggu (Persami) Korps Kadet Republik Ind
Sumatera Utara
Medan, MPOLKehangatan dalam menjalin silaturahmi dan penghormatan kepada keluarga besar Purnawirawan Polri kembali ditunjukkan oleh Kombes
Sumatera Utara
Medan, MPOL Momentum BCA Expo 2026 dimanfaatkan untuk mendorong literasi keuangan syariah sekaligus memberikan berbagai promo pembiayaan r
Ekonomi
Sugiat Santoso Apresiasi Ketahanan Pangan Pondok Pesantren AlHidayah KutalimbaruDeli Serdang, MPOL Langkah Pondok Pesantren Al Hidayah
Sumatera Utara
Medan , MPOL Kombes. Pol. (Purn). Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi
Sumatera Utara
Karo, MPOLTangis keluarga korban pencurian pecah saat bertemu dengan Wakil Presiden RI Gibran Raka Buming Raka di Kabupaten Karo pada Jumat
Peristiwa
Jakarta, MPOL PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), unit usaha asuransi jiwa konvensional Prudential plc di Indonesia, menca
Nusantara
Samosir, MPOL Keterlibatan Kapolres Samosir, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., dalam film layar lebar "AUTOPSY Dead Body Can Ta
Sumatera Utara
Medan, MPOL Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Terminal BBM Medan tegaskan komitmennya dalam pelaksan
Sumatera Utara