Jumat, 18 September 2026

Farianda Pertegas Makna Ungkapan Minang "Basamo Mangko Manjadi"

Rini Sinik - Jumat, 18 September 2026 16:11 WIB
Farianda Pertegas Makna Ungkapan Minang "Basamo Mangko Manjadi"
Medan, MPOL- H. Farianda Putra Sinik Tanjung, SE sampaikan pentingnya memaknai ungkapan Minang yang berbunyi "Basamo Mangko Manjadi" bukan hanya sekedar kata-kata apalagi retorika.

Baca Juga:
Hal ini dikatakannya dalam sambutan di acara rapat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kota Medan dan Musyawarah Wilayah (Muswil) PKDP Sumatera Utara yang berlangsung di Cafe Warkop Simpang Bromo, Jalan Bromo, Medan, Kamis (17/9/2026) malam.

"Ungkapan itu maknanya sangat mendalam jika kita mau belajar dan memahami baik secara tersurat maupun tersirat, disini terkandung filosofi silaturahmi, gotong-royong, Kolaborasi, kebersamaan dan kekompakan atau soliditas jika kita ingin PKDP ini besar dan berjaya sebagai wadah payung panji organisasi masyarakat Piaman di perantauan ini" ujarnya.

Farianda juga tekankan "mari kita tatap masa depan dan buang jauh masa lalu yang tidak baik, buang jauh sikap saling cimeeh atau merendahkan satu sama lain, mari kita songsong 2026 sebagai tahun perubahan dan perkembangan PKDP baik di Sumatera Utara dan juga kota Medan."

Hadir dalam acara tersebut: Masrizal Manday; Ketua DPD PKDP Kota Medan, H. Agusmar Piliang; Dewan Penasehat PKDP Kota Medan, Nazaruddin By.Adang Sikumbang; Ketua Dewan Ninik Mamak PKDP Kota Medan, Ir. Syafaruddin Sikumbang; mantan Sekretaris PKDP Kota Medan, Sofyan Piliang; Ketua Dewan Ninik Mamak Kelompok Alek Baralek, Mardanus Jambak, SH; Ketua Forum Minang Sati, Uncu Manday; Ketua Masyarakat Suku Manday, H. Idral Fiter Tanjung, ST; Ketua Lintas Suku; H. Hamdani Koto; Dewan Penasehat Kawan Salapau (KSL).

Pimpinan puak dan nagari masyarakat Pariaman yang hadir terlihat dari VII Koto, IKGS, Ikasukur, PKUTK, Batu Gadang dan kelompok Ninik Mamak Alek Baralek dari rayon Bromo Ujung, Bromo Tengah, Mulajadi Saiyo, Gang Morning, PKM Tembung sekitar dan juga H. Syamsul Bahri Koto, SE, owner Cafe Warkop Simpang Bromo (WSB) serta peserta rapat lainnya.

Pertemuan tersebut menghasilkan sebuah momentum kesepakatan untuk membahas bagaimana PKDP menjadi organisasi masyarakat Piaman yang dapat terus memperkuat kebersamaan, menjaga hubungan antarsesama perantau, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, pemerintah dan pembangunan di Sumatera Utara umumnya dan Kota Medan pada khususnya.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Farianda menyatakan tidak akan maju lagi sebagai Ketua DPW PKDP Sumut karena sudah terpilih sebagai Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumatera Utara periode 2026 - 2031. Ia berharap kepemimpinan ke depan dapat mencari sosok yang mampu membawa PKDP menjadi rumah masyarakat Piaman di perantauan.

Farianda juga menekankan untuk DPD PKDP Kota Medan sosok Masrizal Manday masih layak untuk dipertahankan dan melanjutkan jabatannya sebagai Ketua DPD PKDP Kota Medan periode selanjutnya.

Farianda diujung sambutannya menyatakan dirinya tetap sebagai orang Piaman dan akan tetap berbuat yang terbaik untuk PKDP.

"Diakhir tahun ini, kita akan melaksanakan dua hajatan besar yaitu Musyawarah Wilayah PKDP Sumut dan Musyawarah Daerah PKDP Kota Medan. Mari kita sukseskan dan sinergikan dengan petuah Minang; "Bulek aie dek pambuluah, bulek kato dek mufakaik, barek samo kito pikua, ringan samo kito jinjiang, BASAMO KITO MANGKO MANJADI." pungkasnya. (Rin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Rini Sinik
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru