Torgamba, MPOL - Kebahagiaan menyelimuti Tukimin (68) dan istrinya, Kamira (58), warga Dusun Wonosari Bis II, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini telah berubah menjadi Rumah Layak Huni (RLH) berkat kepedulian dan kerja keras personel Satgas
TMMD ke-130 Tahun 2026
Kodim 0209/Labuhanbatu, Minggu (25/10/2026).
Baca Juga:
Pembangunan rumah semi permanen tersebut rampung hanya dalam 10 hari kerja. Di bawah tanggung jawab Serma Tugiono, personel Satgas
TMMD Kodim 0209/LB bekerja dengan penuh disiplin dan keikhlasan untuk menghadirkan hunian yang lebih layak bagi pasangan lansia tersebut.
Perubahan rumah tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian prajurit bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Serma Tugiono yang puluhan tahun bertugas menjelaskan, percepatan pembangunan dapat terlaksana karena pekerjaan dilakukan secara terukur, pembagian tugas berjalan baik, serta material selalu tersedia di lokasi.
Menurutnya, sejak awal tim menargetkan penyelesaian dalam waktu sekitar 12 hari, namun berkat kerja sama dan kedisiplinan, rumah Tukimin berhasil diselesaikan dalam 10 hari kerja.
"RTLH milik Pak Tukimin kini sudah menjadi Rumah Layak Huni (RLH). Dalam 10 hari kerja, pembangunan rumah semi permanen ini berhasil kami rampungkan," ujar Serma Tugiono.
Ia juga menegaskan bahwa kekompakan personel dan kesiapan material menjadi faktor penting dalam menuntaskan pekerjaan sesuai target.
Semangat pengabdian itu juga terlihat dari keterlibatan Babinsa Desa Aek Batu Sertu Rolas Tambak, yang mengaku terus berpegang pada arahan pimpinan agar setiap tugas dilaksanakan dengan ikhlas, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Warga sekitar turut membantu proses pembongkaran serta penataan material, sehingga pembangunan berjalan lancar.
Kebersamaan tersebut memperlihatkan bahwa
TMMD bukan hanya pekerjaan TNI, melainkan gerakan gotong royong yang menyatukan prajurit dan masyarakat.
Kepedulian terhadap Tukimin juga dirasakan oleh para tetangganya. Nek Mirna (69) mengungkapkan bahwa Tukimin dikenal sebagai sosok sederhana dan rajin membantu warga meskipun hidup dalam keterbatasan.
"Pak Tukimin memang pantas mendapat bantuan. Orangnya tidak neko-neko dan sering membantu warga. Kami juga kerap membantunya dengan makanan, meskipun beliau tidak pernah meminta," tuturnya haru.
Tempat yqng berbeda, Dansatgas
TMMD ke-130 Labuhanbatu Selatan, Letkol Kav. Hanung Kaptiaji, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan rumah milik Tukimin dan Kamira.
Ia mengapresiasi seluruh personel Satgas yang telah bekerja keras dengan penuh keikhlasan untuk mengubah rumah tidak layak huni menjadi tempat tinggal yang lebih baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.
Rampungnya rumah Tukimin menjadi lebih dari sekadar selesainya pembangunan fisik. Di balik dinding rumah semi permanen itu, ada harapan baru bagi pasangan lansia untuk menjalani hari-hari dengan lebih aman dan nyaman. Melalui
TMMD ke-130, semangat gotong royong kembali membuktikan bahwa pengabdian yang tulus mampu menghadirkan perubahan nyata sekaligus menguatkan kemanunggalan TNI dan rakyat.
"Semoga kebaikan seluruh pihak yang membantu masyarakat yang membutuhkan mendapat balasan dan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Letkol Kav. Hanung Kaptiaji. (Can)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani