Deli Serdang, MPOL: Polresta Deli Serdang sukses menggelar Operasi Sarang Narkoba (OSN) secara masif dan mengamankan total 57 tersangka yang terdiri dari 12 bandar, 9 pengedar, dan 36 pengguna. Tidak tanggung-tanggung, petugas juga menyita barang bukti fantastis berupa sabu seberat 23 kilogram dan ganja seberat 24 kilogram.
Baca Juga:
Operasi Sarang Narkoba (OSN) berlangsung selama 20 hari mulai 9 sampai 29 Oktober 2026 yang menjadi program prioritas Kapolri total ada 30 Laporan Polisi (LP) dengan 57 tersangka yang ditangkap.
"Rinciannya 12 orang bandar, 9 orang pengedar dan 36 orang pengguna. Operasi ini dilakukan mulai dari Kecamatan Tanjung Morawa, Lubuk Pakam, Pantai Labu, Beringin, Namorambe, Batang Kuis, Biru-biru hingga STM Hilir," kata Kapolresta Deliserdang, Kombes Muhammad Chaniago SH SIK MSI, Jumat (30/10) di Aula Terbuka Mapolresta Deliserdang.

Kasatres narkoba
Polresta Deli Serdang Kompol Dr Feri Kusnadi memperlihatkan barang bukti hasil tangkapan selama 20 hari operasi sarang narkoba, Jumat (30/10).(ist).
Muhammad dalam pengungkapan kasus itu didampingi Wakapolresta, AKBP Juliani Prihartini SIK MH, Kasat Reserse Narkoba Kompol Dr Fery Kusnadi SH MH, Wakasat Reserse Narkoba AKP Oj Samosir, Kanit I Reserse Narkoba Iptu Dahni dan Kanit II Reserse Narkoba Suyadi.
"Untuk barang bukti, pihaknya menyita sabu seberat 23.010,24 gram, ganja seberat 23.517,86 gram dan ekstasi 42 butir. Jumlah kasus ada 30 laporan polisi semuanya. Jadi operasi ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja dan akan terus kita perangi narkoba ini," jelasnya.
Kapolresta menyebutkan, dari 30 kasus ada beberapa kasus yang menonjol karena barang buktinya cukup besar.
Dari barang bukti yang disita tersebut, polisi berhasil menyelamatkan 186.111 jiwa dengan nilai mencapai Rp 11.540.396.000. "Rinciannya sabu menyelamatkan 92.040 jiwa senilai Rp 11.505.120.000 dan ganja menyelamatkan 94.071 jiwa senilai Rp 35.276.000," ungkapnya.
Dalam press release yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, menegaskan bahwa kepolisian akan terus memerangi narkoba demi menyelamatkan masa depan bangsa. Mari dukung penuh langkah tegas aparat penegak hukum.
Sementara itu Kasat Reserse Narkoba Polresta Deliserdang, Kompol Fery Kusnadi mengatakan, Kecamatan Tanjung Morawa, Pantai Labu dan Lubuk Pakam masih menjadi kecamatan yang paling menonjol peredaran narkobanya.
"Peredaran narkoba di wilayah ini akan terus kami berantas tanpa mengalihkan pantauan di kecamatan lain," tegasnya. **
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan