Medan, MPOL -
Baca Juga:
Polrestabes Medan terus memperkuat Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) dengan memfasilitasi penempatan kerja bagi masyarakat yang telah mengikuti pelatihan keterampilan.
Sebanyak 94 alumni pelatihan tahap sebelumnya kini dipersiapkan untuk disalurkan ke sejumlah perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dalam keterangannya mengatakan, Poliran merupakan salah satu program prioritas Kapolri yang mendapat respons positif dan diminati masyarakat di Kota Medan.
Hadir dalam kesempatan itu, Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudy Silaen, Kepala Balai Besar
Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Amran, ST, MM, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Medan, Jan Lie , SE, AK,Ketua Umum Gabungan Pengusaha Tata Udara dan Refrigerasi Indonesia (Gapentar), Arul, para Kapolsek dan PJU Polrestabes Medan diantaranya Kapolsek Sunggal AKP M Ainul Yaqin.
Hingga tahap keempat, sambung Kapolrestabes Medan, program tersebut telah melalui sejumlah proses, mulai dari verifikasi dan pemetaan calon peserta, perekrutan, pelatihan hingga penempatan kerja.
"Poliran menjadi langkah nyata untuk membangun kemandirian masyarakat sekaligus membekali peserta agar memiliki masa depan yang lebih baik. Kami melihat masyarakat yang belum bekerja perlu difasilitasi agar memiliki kesempatan mendapatkan pekerjaan," ujar Kombes Pol Calvijn Kamis (5/11/26).
Dijelaskan, pada tahap pertama dilakukan verifikasi dan pemetaan calon peserta.
Selanjutnya, tahap kedua diikuti 94 peserta yang direkrut untuk mendapatkan pelatihan.
Pada tahap ketiga, sebanyak 97 peserta mengikuti pelatihan, sedangkan tahap keempat merekrut 99 peserta baru yang mulai menjalani pelatihan.
Sementara itu, fokus tahap keempat juga diarahkan pada penempatan 94 alumni pelatihan yang telah dinyatakan siap memasuki dunia kerja.
Calvijn menegaskan, Polrestabes Medan akan konsisten menjalankan program tersebut dengan mengembangkan pola pelatihan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya warga di kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pelatihan kerja.
"Minggu depan kami akan masuk ke Desa Jermal dan
Selambo.
Pelatihan akan dilaksanakan langsung di lokasi agar masyarakat tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke BBPVP Medan," katanya.
Para Kapolsek juga telah diperintahkan turun langsung ke desa-desa untuk melakukan pemetaan dan mencari masyarakat yang membutuhkan pelatihan serta kesempatan kerja.
Bahkan, pelatihan tetap akan dilaksanakan meskipun jumlah pesertanya hanya dua atau sembilan orang.
Hal itu dilakukan agar program benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kepala Balai Besar
Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan Amran, ST, MM, mengapresiasi sinergi Polrestabes Medan dan Apindo dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.
Menurutnya, Poliran memiliki konsep berbeda karena pendampingan tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan pelatihan.
Polrestabes Medan tetap memfasilitasi alumni agar dapat terserap di dunia usaha.
"Kalau selama ini biasanya hanya mencarikan pencari kerja, setelah itu terputus. Namun, melalui program ini, setelah pelatihan Polri masih memfasilitasi peserta untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan," katanya.
Ia juga menyambut baik rencana pelaksanaan pelatihan langsung di desa karena dinilai dapat memperluas jangkauan program dan mempermudah masyarakat memperoleh keterampilan kerja.
Sementara itu, Ketua Apindo Medan Jan Lie, SE, AK, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Poliran.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat bagi pengusaha karena dapat memperoleh calon tenaga kerja yang sudah dibekali keterampilan.
"Selamat kepada peserta yang sudah lulus dan tetap semangat bagi yang akan mengikuti pelatihan. Dari pertemuan pertama hingga sekarang, kita bisa melihat hasilnya. Apindo bersama para pengusaha siap menyambut dan menerima para pencari kerja yang telah dilatih," ujarnya.
Ia menambahkan, setelah mengikuti pelatihan, para peserta perlu mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengalaman kerja. Karena itu, keterlibatan Polrestabes Medan dalam memfasilitasi penempatan tenaga kerja dinilai menjadi nilai tambah program tersebut.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Tata Udara dan Refrigerasi Indonesia (Gapentar), Arul, mengungkapkan pihaknya telah menyerap 16 peserta Poliran dan seluruhnya kini sudah bekerja.
Menurutnya, program tersebut patut didukung karena selain membantu mengurangi pengangguran, juga menjadi salah satu upaya menekan potensi penyalahgunaan narkoba dan gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.
"Kalau pengangguran bisa kita pangkas, narkoba juga bisa kita tekan. Saat ini kami bahkan masih kekurangan tenaga kerja di bidang pendingin ruangan atau AC," ungkapnya.
Arul mengatakan, pihaknya siap terus berkontribusi dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat.
Untuk memudahkan akses peserta, pelatihan nantinya juga akan dilaksanakan di tempat usaha mereka setelah berkoordinasi dengan BBPVP Medan.
Manfaat program Poliran turut dirasakan para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Salah satunya Sakinah, peserta pelatihan kepemanduan wisata.
Ia mengaku mendapatkan pengetahuan mengenai penyusunan itinerary atau rencana perjalanan wisata.
Selain pembelajaran teori, peserta juga diajak langsung mengunjungi destinasi wisata untuk memperoleh pengalaman lapangan.
"Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini bisa mendapatkan pekerjaan yang baik di industri pariwisata dan berkontribusi di perusahaan travel yang membawa wisatawan," ujarnya.
Hal senada disampaikan alumni pelatihan kepemanduan wisata lainnya, Sukri.
Ia mengaku mendapatkan pengalaman positif selama mengikuti pelatihan, terutama karena para instruktur dinilai ramah dan memberikan pembelajaran langsung di destinasi wisata.
Sukri pun berencana mengembangkan kemampuannya dengan bekerja di perusahaan biro perjalanan wisata.
Melalui sinergi kepolisian, pemerintah, lembaga pelatihan dan dunia usaha, Program Poliran diharapkan tidak hanya membuka akses pelatihan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas dan berkelanjutan.(*)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News