Ade Yuliasih Terima Audiensi ICMI Muda Banten, Dorong Kolaborasi dan Kontribusi bagi Masyarakat
Jakarta, MPOL Anggota DPD RI Provinsi Banten, Ade Yuliasih, menerima audiensi ICMI Muda Provinsi Banten di Kantor DPD RI Provinsi Banten,
Nasional
Sunggal, MPOL - Polsek Sunggal mengungkap komplotan perampok spesialis becak hantu dengan meringkus dua dari empat pelaku.
Baca Juga:
Dua pelaku disergap di Jalan Kapten Sumarsono Desa Helvetia Sunggal, Deli Serdang, Minggu (30/9/24) lalu.
Kedua pelaku masing-masing berinisial AJS (26) dan AS (26) warga Desa Helvetia Sunggal.
Dua pelaku lagi yang indentitasnya sudah diketahui masih diburu dan masuk daftar pencarian orang (DPO) Polri khususnya Polsek Sunggal.
Hal itu dibenarkan Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat saat paparan di Polsek Sunggal, Sabtu (5/10/24).
Mantan Waka Kapolres Labusel ini menjelaskan komplotan becak hantu ini ada 4 orang, dan mereka merampok Dedi Junaidi (18) warga Medan Timur.
Korban dibegal saat melintas di kawasan Desa Helvetia Sunggal dengan mengendarai sepeda motor.
Entah bagaimana, empat pelaku yang mengendarai becak motor tiba-tiba menghadang korban.
Tanpa banyak tanya, pelaku langsung menghantam kepala korban pakai kayu hingga korban jatuh tak sadarkan diri.
"Melihat korban tak berdaya, pelaku kabur sambil membawa sepeda motor milik korban," ujarnya.
Lebih lanjut, mantan Kapolsek Kota Pinang Labuhanbatu ini menambahkan satu pelaku yakni AJS ditangkap warga dan 3 pelaku lainnya melarikan diri.
"Ketika ditanyai petugas, AJS nyanyi sehingga polisi akhirnya mengantongi identitas tiga pelaku lainnya," ujarnya.
Lanjut Kapolsek, sedangkan pelaku AS yang sedang mengendarai becak motor melintas di kawasan Diski Sunggal dan dilihat petugas yang lagi hunting (mencari atau memburu) pelaku.
Lalu petugas mencoba menghentikan laju sepeda motor pelaku.
Namun AS berusaha menghindar dan melawan petugas sambil berusaha mau kabur.
"Lantaran mengancam keselamatan petugas, maka Unit Reskrim Polsek Sunggal terpaksa menembak kaki pelaku," jelasnya.
Masih kata Bambang, dua pelaku ditangkap dan dua pelaku lagi masuk dalam DPO yakni JP (30) dan FS (27) yang juga warga Desa Helvetia Sunggal.
Untuk diketahui, selain merampok dan pembegalan, komplotan becak hantu ini pernah membongkar rumah kosong dan menguras barang-barang di dalam rumah tersebut.
"Barang bukti diamankan berupa 1 unit becak motor. Para pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 365 Ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman dipenjara kurungan paling lama 12 tahun," ungkap Kompol Bambang Gunanti Hutabarat.(*)
Jakarta, MPOL Anggota DPD RI Provinsi Banten, Ade Yuliasih, menerima audiensi ICMI Muda Provinsi Banten di Kantor DPD RI Provinsi Banten,
Nasional
Humbahas, MPOL Dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan (Humba
Sumatera Utara
Palembang, MPOL Komitmen untuk terus hadir dan memberikan perhatian bagi kehidupan bergereja kembali ditunjukkan oleh Kombes Pol. (Purn.) D
Nusantara
Serdang Bedagai, MPOL PTPN IV Regional I Grub Serdang I Kebun Silau Dunia memberikan suguh hati kepada 20 masyarakat penggarap areal kebun
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Mengayuh pedal sepeda (Gowes) adalah salah satu cara bahkan menjadi agenda rutin setiap Jum&039at pagi bagi H. Dar
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Irman Gusman dorong The New Master Plan untuk masa depan kabupaten, demikian saat kunjungan kerja reses ke Kabupaten Solok
Nasional
Palembang, MPOL Usai melaksanakan kunjungan kerja di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H.,
Nusantara
Medan, MPOL Dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami 17 siswa SD Negeri 060870 Kota Medan menjadi sorotan DPD PDI Perjuan
Peristiwa
Jakarta, MPOL PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution terus memperkuat perannya dalam mendorong pemanfaatan tekn
Nusantara
Jakarta, MPOL JNE kembali memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan logistik yang aman, terpercaya, dan sesuai dengan kebutuhan ma
Nusantara