"Pengungkapan dari kasus ini ada dua tersangka kita amankan dan empat (pelaku) lagi masih DPO. Kita masih punya PR, tetapi kita menangkap pelaku langsung yang melakukan pembacokan dan juga yang menyetop korban," kata Gidion didampingi Kapolsek Delitua, Kompol Dedy Dharma dan Kasatreskrim Kompol Jama Purba saat menggelar konferensi pers di lokasi kejadian pembacokan Jalan AH Nasution, Medan Johor, Rabu (13/11/2024) siang.
Baca Juga:
Gidion mengatakan komplotan ini memiliki beberapa kelompok lebih dari enam pelaku. Sedikitnya, para pelaku sudah beraksi di 16 TKP, yakni di wilayah hukum Medan Barat, Tembung, Helvetia, Sunggal dan Delitua.
"Yang paling banyak mereka melakukan aksi di wilayah hukum Polsek Helvetia. Modusnya sama melakukan kekerasan dengan menggunakan
senjata tajam, dengan menyabet (menebas) dan melukai korban hingga meninggal dunia," jelasnya.
"Bagi para pelaku yang belum tertangkap, lebih baik menyerahkan diri sebelum ditangkap dalam kondisi apapun," tegasnya.
Pihaknya pun sudah mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) ini. Para pelaku merupakan spesialis curas dan memiliki rekan dari kelompok lain. Mereka semua merupakan warga Medan Belawan.
"Pengembangannya juga pelaku sekitar 15 orang. Namun pada saat melakukan pembacokan terhadap korban ini mereka 6 orang, tetapi ada kelompok mereka, totalnya 15 orang," ungkapnya.
"Saya pastikan akan ditangkap, tinggal hanya nunggu waktu," tegasnya. *
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News