Kanwil Kemenag Sumut Gaungkan Deklarasi Pesantren Ramah Anak
, MPOL Kanwil Kemenag Sumut Gaungkan Deklarasi Pesantren Ramah AnakMedan (Humas) &ndash Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PA
Pendidikan
Baca Juga:Dari kejadian itu, korban Wahyudi mengalami luka di tangannya karena terkena sabetan klewang milik pelaku. Hal itu terjadi karena korban mempertahankan sepeda motor miliknya. Akan tetapi, handphone korban berhasil dibawa lari pelaku. Kasus yang dialami korban sudah 2 minggu terjadi. Namun, polisi dituding lambat bergerak untuk mengungkap kejahatan jalanan ini.
, MPOL Kanwil Kemenag Sumut Gaungkan Deklarasi Pesantren Ramah AnakMedan (Humas) &ndash Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PA
Pendidikan
Medan, MPOLKelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) disebabkan terjadinya penyusutan BBM yang diant
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL JNE kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penyaluran dana zakat perusahaan sebes
Nusantara
Batu Bara, MPOL Mengawali masa tugas sebagai Kapolres Batu Bara, AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA. melaksanakan kegiata
Sumatera Utara
Medan, MPOL Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Partai Gerindra, Ronggur Raja Doli Simorangkir, S.Pd., M.A., menilai persoalan kelangkaan
Peristiwa
Medan, MPOL &ndash Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara meluncurkan Program Promo Tengah Tahun bertajuk Hemat di SAM
Sumatera Utara
Medan, MPOL &lrm Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi penjualan alumunium PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kembali berlanjut. Sida
Hukum
Medan, MPOL Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan terdakwa Enda Sima
Hukum
Setelah melakukan serangkain penyelidikan secara mendalam, Sat Reskrim Polrestabes Medan akhir mengungkap penyebab seorang ASN tewas di apar
Sumatera Utara
Medan, MPOL Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rapat koordinasi lintas instansi guna membahas persoalan antrean panja
Sumatera Utara