Medan, MPOL -Pemadam Listrik di Sumbagut oleh PT PLN (Persero) menimbulkan banyak kerugian masyarakat. Akibatnya Presiden Prabowo dikabarkan bereaksi dan segera mengganti
Dirut PLN.
Baca Juga:
Namun Kordinator Wilayah Pusat Monitoring dan Politik Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs
Gandi Parapat menilai jika Prabowo tidak mampu mengganti
Dirut PLN.
"Kalau benar Presiden bicara akan mengganti
Dirut PLN, saya tidak percaya dan menurut saya hanya menyenangkan atau menghibur masyarakat yang dirugikan PLN", kata
Gandi Parapat, Senin (25/5/2026).
PMPHI Sumut katanya sangat yakin Prabowo tidak mampu mengganti Dirut walaupun kesalahannya sangat fatal. Karena
Dirut PLN dan jajarannya bukan pilihan Presiden Prabowo ataupun familynya, tapi itu adalah titipan sang penguasa, sama halnya dengan beberapa menteri atau pembantunya 95% bukan pilihan Prabowo.
"Para pembantunya bukan pilihan Prabowo, tapi memakai Prabowo. Coba kita bayangkan kalau pembantu kita orang lain yang menentukan, pasti pembantu tersebut tidak tunduk kepada kita. Prabowo tidak bisa mengganti para pembantunya yang membuat dia seperti boneka atau burung beo", sebutnya.
Padahal , kata Korwil PMPHI Sumut itu, seluruh lapisan masyarakat berharap Presiden Prabowo terlepas dari cengkraman sehingga tujuan negara tercapai.
"Akhir-akhir ini semua ketakutan melihat dan mengikuti langkah presiden Prabowo, hanya para menteri atau pembantunya yang selalu memuji-muji atau menjilat dengan tujuan yang menurut saya bukan untuk kebaikan. Jadi 95 % para pembantunya belum disadari Presiden bukan pendukungnya", ujarnya.
"Kami sangat berharap agar ibu Titiek Soeharto harus cepat menyelamatkan Prabowo dari cengkraman para penjahat agar NKRI selamat. Kami selalu berdoa agar Prabowo selalu kuat dan sukses untuk kepentingan Bangsa dan Negara", tutup
Gandi Parapat.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News