Sultan Najamudin: Setetes Darah Bisa Jadi Kesempatan Hidup bagi Orang yang Tak Kita Kenal
Jakarta, MPOL Ketua DPD RI Sultan B Najamudin setetes darah bisa jadi kesempatan hidup bagi orang tak kita kenal demikian saat membuka keg
Nasional
Jakarta, MPOL - DPD RI Dorong Solusi Perdamaian di Papua, demikian Wakil Ketua DPD RI, sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) Yorrys Raweyai nengatakan pada wartawan, Senin (6/7) di DOD RI Jakarta. Menurutnya penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua rangkaian peristiwa kekerasan yang kembali terjadi di Tanah Papua tidak boleh lagi dipandang sebagai kejadian yang berulang tanpa penyelesaian. Menurutnya, situasi tersebut menjadi peringatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk segera menghadirkan langkah nyata demi menjamin keselamatan masyarakat dan menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di Papua. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian agenda Rapat Pleno Panitia Khusus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua. Yorrys menyoroti tentang meningkatnya kekerasan di Papua yang dalam beberapa hari terakhir ini, publik dihadapkan pada sejumlah insiden yang menelan korban jiwa, mulai dari tewasnya seorang pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat di Yahukimo hingga meninggalnya sejumlah Orang Asli Papua di Intan Jaya yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari. "Kami memandang setiap nyawa yang hilang di Tanah Papua adalah tragedi kemanusiaan. Kekerasan yang terus berulang tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang biasa. Negara harus hadir untuk memastikan masyarakat Papua dapat hidup dengan aman, bermartabat, dan bebas dari rasa takut. Papua butuh kedamaian jadi kekerasan harus dihentikan" tegas Yorrys. Ia menilai kondisi keamanan di Papua telah memengaruhi rasa aman masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karena itu, penyelesaian persoalan Papua tidak cukup hanya melalui pendekatan keamanan, tetapi juga memerlukan kebijakan yang mampu menjawab akar persoalan secara menyeluruh melalui dialog, perlindungan hak-hak masyarakat, dan pembangunan yang berkeadilan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua DPD RI, Filep Wamafma, mengatakan Pansus Papua DPD RI dibentuk untuk menjalankan fungsi kelembagaan dalam mengawal berbagai persoalan strategis di Papua, khususnya yang berkaitan dengan aspek kemanusiaan. Pansus akan menghimpun berbagai informasi, menyerap aspirasi masyarakat, serta merumuskan rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam mewujudkan Papua yang aman dan damai. "Kami tidak datang untuk mencari siapa yang paling benar atau paling salah. Kami datang untuk memastikan suara masyarakat Papua didengar dan menjadi bagian penting dalam penyusunan solusi yang komprehensif. Persoalan Papua tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan akumulasi berbagai persoalan yang membutuhkan penyelesaian secara menyeluruh," tutr Filep yang merupakan Anggota DPD RI dapil Papua Barat. Sementara Senator Papua Tengah Eka Kristina Yeimo, yang juga merupakan Anggota Pansus Papua DPD RI menyampaikan bahwa perhatian Pansus Papua DPD RI akan diarahkan pada upaya menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Seluruh bentuk kekerasan yang melibatkan aparat keamanan, kelompok bersenjata, maupun unsur sipil harus diusut secara adil sesuai ketentuan hukum, agar kepercayaan masyarakat terhadap negara dapat terus dijaga. "Kami mengajak seluruh pihak menghentikan segala bentuk kekerasan. Tidak ada kepentingan apa pun yang dapat dibenarkan apabila harus dibayar dengan hilangnya nyawa manusia. Papua membutuhkan ruang dialog, rekonsiliasi, dan kerja sama semua pihak untuk membangun perdamaian yang berkelanjutan," tutur Eka. Untuk itu, Yorrys juga mengajak pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam membangun Papua yang damai dan sejahtera. Menurutnya, rekomendasi yang nantinya dihasilkan Pansus Papua DPD RI diharapkan menjadi kontribusi nyata DPD RI dalam memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus mendorong penyelesaian persoalan Papua secara lebih komprehensif, berkeadilan, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, tegas Yorrys. (ZAR)
Baca Juga:
Jakarta, MPOL Ketua DPD RI Sultan B Najamudin setetes darah bisa jadi kesempatan hidup bagi orang tak kita kenal demikian saat membuka keg
Nasional
Satres Narkoba Polrestabes Medan, akhirnya menangkap seorang kurir narkoba jenis vape atau lebih populer disebut Pod Getar.
Sumatera Utara
Simalungun, MPOL PTPN IV Regional 2 menyerahkan bantuan satu unit dump truck pengangkut sampah kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun. Bant
Sumatera Utara
Samosir, MPOL Kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di kawasan Danau Toba, khususnya Kabupaten Samosir, mendapat perhatian dari Dinas Ke
Sumatera Utara
Batu Bara, MPOL Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di enam masjid yang berada di wilayah hukum Polres Batu Bara, Kamis (
Sumatera Utara
Medan, MPOL Universitas HKBPNommensen (UHN) Medan menggelar Syukuran Perayaan Ulang Tahun ke72 pada hari Rabu(7/10/2026) di Auditorium U
Pendidikan
Medan, MPOL Regale International Convention Center Medan bersama Taipan Restaurant kembali menghadirkan Giga Wedding Fest 2026, wedding ex
Sumatera Utara
Langkat, MPOL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi dalam penyidikan dugaan suap yang melibatkan Bupati Lang
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL DPD RI jadikan RUU Daerah kepulauan sebagai jakan rekondiliadi urai ketegangan pusat dan daerah, demikian Wakil Ketua Timja
Nasional
Batu Bara, MPOL Satu unit sepeda motor Honda Supra X hangus terbakar di parkiran toko peralatan rumah tangga di Kelurahan Tanjung Tiram Kec
Sumatera Utara