Jumat, 28 Agustus 2026

Maruli Siahaan Tempati Posisi Teratas Pemberitaan Anggota Fraksi Golkar, Tegaskan Media sebagai Jembatan Aspirasi Masyarakat

Josmarlin Tambunan - Jumat, 28 Agustus 2026 10:44 WIB
Maruli Siahaan Tempati Posisi Teratas Pemberitaan Anggota Fraksi Golkar, Tegaskan Media sebagai Jembatan Aspirasi Masyarakat
Jakarta, MPOL: Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Dapil Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., menempati posisi teratas dalam publikasi "Top 8 Besar Artikel Anggota Fraksi Golkar Media Lokal Daerah & Nasional" periode 12–19 Agustus 2026, sebagaimana ditampilkan dalam publikasi Fraksi Golkar.

Baca Juga:
Capaian tersebut dinilai menjadi salah satu gambaran tingginya eksposur pemberitaan terhadap kegiatan dan kerja-kerja yang dilakukan Maruli Siahaan, baik dalam menjalankan fungsi sebagai anggota DPR RI maupun ketika turun langsung mendengar persoalan masyarakat di daerah pemilihan.

Menurut Maruli, pemberitaan media tidak semata-mata dipandang sebagai bentuk publikasi pribadi, tetapi merupakan bagian dari transparansi dan pertanggungjawaban kerja kepada masyarakat.

"Bagi saya, pemberitaan bukan sekadar soal seberapa sering nama kita muncul di media. Yang lebih penting adalah masyarakat dapat mengetahui apa yang kita kerjakan, apa yang kita perjuangkan, dan bagaimana aspirasi mereka kita bawa serta tindak lanjuti," ujar Maruli Siahaan.

Ia menegaskan bahwa ke depan dirinya akan semakin aktif turun langsung ke tengah masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Utara I, untuk mendengarkan berbagai keluhan, masukan, maupun harapan masyarakat.

Maruli juga memandang media memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara masyarakat, wakil rakyat, dan pemerintah. Sebab, tidak seluruh persoalan yang ditemukan ketika berada di lapangan berada dalam ruang lingkup mitra kerja Komisi XIII DPR RI.

"Ada aspirasi masyarakat yang mungkin bukan menjadi kewenangan Komisi XIII. Tetapi bukan berarti persoalan tersebut berhenti di situ. Melalui komunikasi, koordinasi dan pemberitaan media, persoalan itu dapat diketahui pemerintah daerah, kementerian terkait maupun rekan-rekan Anggota DPR RI pada komisi yang membidanginya," tegasnya.

Menurutnya, pola tersebut merupakan bagian dari semangat kolaborasi. Seorang anggota DPR tidak cukup hanya menerima aspirasi, tetapi harus berupaya membuka jalan agar aspirasi tersebut sampai kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk menyelesaikannya.

Karena itu, Maruli mengapresiasi peran media lokal maupun nasional yang selama ini turut mengangkat berbagai persoalan masyarakat. Media, menurutnya, bukan hanya mitra pemberitaan, tetapi juga bagian penting dalam memperluas perhatian publik terhadap persoalan yang membutuhkan respons pemerintah.

"Saya ingin media menjadi salah satu alat untuk memperbesar suara masyarakat. Ketika masyarakat menyampaikan persoalan kepada saya, tugas saya adalah memastikan suara itu tidak berhenti hanya dalam sebuah pertemuan. Harus kita suarakan, komunikasikan dan dorong sampai kepada pihak yang dapat mengambil tindakan," katanya.

Maruli menegaskan capaian pemberitaan tersebut justru menjadi dorongan untuk meningkatkan kerja nyata di lapangan.

"Bagi saya, semakin besar ruang pemberitaan, semakin besar pula tanggung jawab untuk bekerja. Saya akan lebih aktif turun ke masyarakat, membuka ruang aspirasi seluas-luasnya, dan memastikan setiap pesan masyarakat mendapatkan perhatian serta diteruskan kepada pihak yang tepat," pungkasnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru