Maruli Siahaan Minta Hak Digital dan Mekanisme Pemulihan Korban Diakomodasi dalam Revisi UU HAM
Jakarta, MPOL Anggota Komisi XIII DPR RI Kombes Pol (P) Dr. Maruli Siahaan,SH.,MH mendorong adanya pembaruan yang signifikan dalam proses r
Nasional
Medan, MPOL -Dalam momen sakral Wisuda Universitas Negeri Medan (UNIMED) periode Mei 2025, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., menyampaikan orasi ilmiah yang menggugah, bertajuk 'Perubahan Zaman, Disrupsi Reknologi, dan Tantangan Masa Depan Lulusan Pendidikan Tinggi'.
Baca Juga:
Di hadapan ribuan wisudawan dan tamu undangan, Guru Besar tersebut menyampaikan pesan kuat: "Tak ada kesuksesan tanpa strategi.", disampaikannya di Gedung Auditorium Unimed, Kamis (22/5/25).
Dengan gaya tutur yang lugas namun penuh makna, Prof. Syawal yang juga Ketua Senat Universitas Negeri Medan ini mengajak para lulusan untuk tidak berhenti belajar setelah menerima ijazah. "Wisuda hari ini bukanlah akhir dari belajar, melainkan awal dari proses pembelajaran yang sesungguhnya," tegasnya. Prof. Syawal memetakan tiga jalur utama yang mungkin dipilih lulusan yaitu: menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), bekerja di dunia industri dan perusahaan, atau merintis usaha sendiri. Ketiganya mulia, katanya, namun apapun pilihannya, semua membutuhkan kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin terdampak oleh otomasi dan kecerdasan buatan (AI).
Merujuk laporan World Economic Forum, Prof. Syawal menyampaikan bahwa 85 juta pekerjaan di dunia, termasuk Indonesia, terancam digantikan oleh otomasi.
Di beberapa negara seperti Tiongkok, Thailand, hingga Malaysia, perpindahan pekerjaan ke sistem otomatis bahkan telah menyentuh angka 70% lebih. "Maka, lulusan tak boleh hanya mengandalkan ijazah, tapi juga harus membekali diri dengan keterampilan digital dan karakter pembelajar sepanjang hayat", ucap Tokoh Pendidikan Nasional ini.
"Apapun latar belakang pendidikan anda, bahasa, sosial, teknik, ekonomi itu semua bisa relevan di era AI, asalkan anda mau belajar," ujarnya.
Prof. Syawal menyebutkan empat sektor unggulan yang paling potensial ke depan, seperti teknologi informasi, e-commerce, energi terbarukan, dan ekonomi kreatif.
Lebih jauh, Prof. Syawal merinci 20 jenis pekerjaan masa depan yang menuntut kompetensi digital dan strategi personal yang kuat, mulai dari data analyst, AI specialist, hingga digital marketing dan cybersecurity.
Namun, menurut Prof. Syawal, memiliki keterampilan saja tidak cukup. Strategi adalah kunci membedakan lulusan biasa dan lulusan yang berhasil.
Strategi itu mencakup membangun jejaring, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, mengembangkan daya juang, dan memperluas cakrawala pengetahuan lintas disiplin.
Prof. Syawal menekankan pentingnya diversifikasi kompetensi, bahkan bagi lulusan dari bidang non-teknis seperti bahasa dan pendidikan.
Dalam orasinya, Prof. Syawal juga memberikan inspirasi dari tokoh-tokoh dunia seperti Michael Faraday, Thomas Alva Edison, pendiri WhatsApp Jan Koum, dan pendiri Tokopedia William Tanuwijaya anak Siantar.
Keempat tokoh ini menempuh jalan berbeda, namun memiliki kesamaan utama yakni semangat belajar tanpa henti dan tidak mudah menyerah.
Mengutip filsuf klasik, Prof. Syawal menutup orasinya dengan kalimat penuh makna:
"A lifelong learner is a lifelong winner."
Itulah pesan kuat bagi para wisudawan UNIMED supaya belajarlah terus, karena hanya dengan belajar, kalian akan menang menghadapi perubahan zaman, tutupnya.**
Jakarta, MPOL Anggota Komisi XIII DPR RI Kombes Pol (P) Dr. Maruli Siahaan,SH.,MH mendorong adanya pembaruan yang signifikan dalam proses r
Nasional
Medan, MPOL TNIAL Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Dankodaeral I) Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., menghadiri Si
Sumatera Utara
Medan, MPOL Penyebaran informasi yang tidak benar (hoax) di beberapa akun media sosial tentang pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony berbuntu
Hukum
Lagi, aksi pencuri handphone (Hp) terekam kamera pengintai atau CCTV di Grosir Fuad Jalan Amaliun Gang Santun Kelurahan Kotamatsum III, Keca
Sumatera Utara
Medan, MPOL Luar biasa, Santri Baitul Mustaghfirin Al Amir benarbenar membuktikan bahwa pondok pesantren bukan saja arena menuntu ilmu, kh
Nusantara
Medan, MPOL Peran pria misterius bernama Bahrun Walidin alias Baron dalam Pengadaan Papan Tulis Interaktif (PTI) atau Smartboard pada Dina
Hukum
Medan, MPOL Membeli produk dari saluran resmi memberikan kepastian akan keaslian barang, garansi yang valid, serta akses pada teknologi sma
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Perwakilan 19 marga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemangku Hak Ulayat Pakpak Dairi (FKPHUPD) mendatangi sejumlah lem
Nusantara
Binjai, MPOL Pemerintah Kota Binjai Sumatera Utara menggelar apel gabungan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Har
Berita
Langkat, MPOL Upacara berlangsung khidmat dan diawali dengan pembacaan sejarah singkat Hari Keluarga Nasional sebagai pengingat perjalana
Berita