Barapaksi Desak Aparat Penegak Hukum Turun Tangan, Terkait Dana Rp 8 Miliyar di Binjai
Binjai, MPOL Direktur Eksekutif Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi) Otti Batubara mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera tu
Sumatera Utara
Medan, MPOL: Anda generasi tengah belajar di madrasah atau pondok pesantren di Medan ? Ayo manfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), gawe Kementerian Agama (Kemenag) kota itu bersama pemko di sana. Dibuat demi menciptakan anak-anak madrasah dan pesantren punya kondisi kesehatan yang fit, acara launching program CKG di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Medan, Rabu (3/9/2025) lalu dihadiri Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas. Program ini dibuat untuk siswa madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah, hingga santri di pesantren. CKG berisi ragam layanan cek medical, mulai gigi, status gizi, tekanan darah, panca indera (mata dan telinga), anemia, talasemia, kesehatan jiwa, hingga soal reproduksi. Semua itu disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan usia siswa.
Baca Juga:

Kakan Kemenag Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA., di lokasi acara. (Ist)
Wali Kota (Walkot) Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan sejak dini, terutama kalangan pelajar.
"Cek kesehatan penting dan harus dilakukan secara rutin. Tapi, seringkali kita lalai atau bahkan takut. Padahal, dengan mengetahui kondisi tubuh lebih awal, kita bisa mencegah penyakit dan terus menjaga kesehatan," pesan Walkot Rico Waas.
Dia menegaskan kesehatan siswa adalah fondasi utama keberhasilan pendidikan.
"Kalau anak-anak kita sehat, maka belajarnya juga pasti lebih baik. Fokus meningkat, prestasi pun bisa diraih maksimal. Inilah salah satu tujuan utama dari program CKG ini," ungkapnya.
Di hadapan ratusan siswa, Walkot Rico Waas juga membagi tips hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, cukup minum air putih, rutin olah raga, hingga menjauhi rokok dan narkoba.
"Jauhi narkoba! Jangan pernah sekalipun mencoba. Kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan, dan itu harus dimulai dari tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat," tegasnya.
Suasana launching program cek medical generasi madrasah dan
pesantren tampak meriah seiring Pak Wali menggelar kuis interaktif berhadiah. Lima siswa yang menjawab pertanyaan dengan benar mendapat hadiah menarik, mulai dari sepeda hingga perlengkapan olah raga.
Sementara, sebagai penyelenggara acara, Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, mengapresiasi dukungan sejumlah pihak, khususnya Dinas Kesehatan Pemko Medan.
"Kami mengucap terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Terutama kepada Bapak Wali Kota Medan yang telah berkenan hadir di tengah-tengah kita. Ini adalah bentuk perhatian yang luar biasa terhadap pendidikan dan kesehatan anak-anak madrasah," ujar H. Impun.
Menurutnya, kehadiran wali kota bukan hanya memberi semangat kepada peserta didik, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi seluruh tenaga pendidik dan pengelola madrasah guna terus berinovasi menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan menyenangkan.
Ia berharap program ini menjadi langkah awal dalam penguatan budaya hidup sehat di lingkungan madrasah secara berkelanjutan.
"Program ini diharap tidak berhenti sampai di sini. Mari kita jadikan ini sebagai awal dari lahirnya budaya sadar kesehatan di lingkungan pendidikan. Karena pendidikan yang unggul hanya bisa dicapai oleh anak-anak yang sehat jasmani dan rohani," pungkasnya.
Sejumlah pejabat Kemenag Kota Medan dan pemko turut menghadiri acara itu. Seperti Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., MM., Kepala MTsN 2 Medan Dra. Pesta Berampu, MA., para Kepala Madrasah Negeri se-Medan, Kepala Dinas Kesehatan diwakili Dr. Pocut Fatimah Fitri, MARS., (Kabid P2P), Sekretaris Kecamatan Medan Tembung, serta jajaran guru dan para tenaga pendidik.
Kehadiran program CKG diketahui menuai respons gembira para siswa dan guru. Selain dapat mendeteksi dini masalah kesehatan, program itu juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara sektor pendidikan dan kesehatan.(rel/afm)
Binjai, MPOL Direktur Eksekutif Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi) Otti Batubara mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera tu
Sumatera Utara
Taput, MPOL Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) untuk m
Politik
Jakarta, MPOL Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menanggapi polemik yang muncul terkait draft revisi UndangUndang Nomor 39 Tah
Nasional
Torgamba, MPOL Aktivitas pemeriksaan kendaraan angkutan barang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Aek Batu, Kecamata
Sumatera Utara
Petugas Reskrim Polsek Pancur Batu terus berkomitmen dalam upaya memberantas peredaran Narkotika di wilayah hukumnya.Kali ini, petugas Uni
Sumatera Utara
Medan, MPOL Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang memilik keahlian spesifik memutus rantai besi dan gembok serta berbagai
Peristiwa
Medan, MPOL Tingginya pencurian kenderaan bermotor menjadi tantangan tersendiri Polda Sumut dan jajaran. Setidaknya aksi pencurian ranmor
Peristiwa
Polrestabes Medan gelar kegiatan koordinasi dan sosialisasi implementasi UndangUndang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab UndangUndang Hukum
Sumatera Utara
Medan, MPOL Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk iman, karakter, dan masa depan anak. Hal tersebut disampaikan Kombes Pol (Purn)
Pendidikan
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN)Perindo DPRD Kota Medan, T. Bahrumsyah, mengatakan Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan
Sumatera Utara