Kamis, 23 April 2026

Akademisi Unimed Dionisius Sihombing Ucapkan Selamat Hari Buku SE Dunia Tahun 2026, Ajak Generasi Pendidikan Dekat dengan Buku

Redaksi - Kamis, 23 April 2026 12:30 WIB
Akademisi Unimed Dionisius Sihombing Ucapkan Selamat Hari Buku SE Dunia Tahun 2026, Ajak Generasi Pendidikan Dekat dengan Buku
Ist
Dr.Dionisius Sihombing,M.Si
Medan, MPOL -Peringatan Hari Buku Tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 23 April setiap tahunnya menjadi momentum penting untuk kembali dan terus meneguhkan peran literasi dalam membangun peradaban bangsa. Ketua Lembaga Pendidikan (LKP) Citra Sumut, Dr.Dionisius Sihombing,M.Si yang juga penulis buku ini menyampaikan ucapan selamat Hari Buku kepada seluruh insan pendidikan, seraya mengajak generasi muda untuk semakin dekat dengan buku sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi.

Baca Juga:

Dalam pendapatnya, ketika diminta pernyataannya terkait peringatan hari buku se dunia tahun 2026, Dr. Dion menegaskan bahwa buku bukan sekadar kumpulan halaman, melainkan jendela dunia yang membuka cakrawala berpikir, memperluas wawasan, serta membentuk karakter manusia yang kritis dan berdaya saing.


Di tengah arus digitalisasi yang begitu cepat, keberadaan buku tetap memiliki posisi strategis dalam proses pendidikan yang bermakna.


"Selamat Hari Buku Tahun 2026. Mari kita jadikan buku sebagai sahabat setia dalam perjalanan intelektual dan pembentukan karakter. Generasi pendidikan harus kembali membangun kedekatan dengan buku, karena dari sanalah lahir gagasan besar dan perubahan peradaban," ujarnya.


Lebih lanjut, sekretaris Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Medan (Komdik-KAM) menyoroti pentingnya budaya membaca yang harus ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.


Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini bukan hanya pada akses informasi, tetapi pada kemampuan menyaring, memahami, dan mengolah pengetahuan secara bijak, yang semuanya berakar dari kebiasaan membaca.
Karenanya Dr. Dion juga mendorong para pendidik untuk terus menghadirkan inovasi dalam pembelajaran berbasis literasi, termasuk memadukan buku dengan teknologi digital tanpa menghilangkan esensi membaca yang reflektif dan mendalam.


Dr. Dion menilai, integrasi tersebut dapat menjadi strategi efektif dalam menarik minat generasi muda atau generasi sekolah atau kampus agar tidak menjauh dari buku.


Momentum Hari Buku ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kualitas literasi masyarakatnya. Dengan menjadikan buku sebagai bagian dari gaya hidup, generasi pendidikan Indonesia diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang cerdas, kritis, dan berkarakter.


"Buku adalah investasi peradaban. Siapa yang dekat dengan buku, ia sedang menyiapkan masa depan," tutupnya.***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru