Sabtu, 20 Juni 2026

Empat Kapal Ikan Terbakar di Pelabuhan Gabion Belawan, Respon Cepat Kodaeral I Bantu Padamkan Api

Josmarlin Tambunan - Sabtu, 20 Juni 2026 18:41 WIB
Empat Kapal Ikan Terbakar di Pelabuhan Gabion Belawan, Respon Cepat Kodaeral I Bantu Padamkan Api
Personil TNI-AL Kodaeral I bergerak cepat memadamkan api yang menghanguskan empat kapal ikan di Pelabuhan Gabion Belawan, Sabtu (20/6).(ist)
Belawan, MPOL: Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) turut membantu proses pemadaman kebakaran yang melanda sejumlah kapal ikan di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Gabion, Belawan, Sumatera Utara, Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga:
"Berdasarkan laporan yang diterima, kebakaran menghanguskan empat kapal ikan yakni KM Maharani Nusantara, KM Mitra Rezeki Makmur, KM Maharani Sempurna, dan KM Maharani Sejati, sementara KM Rezeki Makmur berhasil diselamatkan meski mengalami kerusakan berat," ujar Kadispen Kodaeral I Kolonel Wahyu Kurniawan, Sabtu (20/6).

Dijelaskan, personel Kodaeral I menerima perintah dari Dandenma Kodaeral I Kolonel Laut (PM) Muhammad Darwin, S.H., M.Tr.Hanla., untuk mendukung penanganan kebakaran tersebut. Lettu Mar Hambali bersama tiga personel lainnya kemudian diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Selain itu, personel Posal Medan Labuhan Kodaeral I turut membantu mengamankan lokasi, mendukung proses pemadaman, menyelamatkan kapal lain yang berada di sekitar titik kebakaran, serta mengamankan perairan menggunakan Speed Posal dan Patkamla Camar.

Setibanya di lokasi pada pukul 12.25 WIB, personel langsung melakukan penyemprotan air ke kapal yang terbakar. Upaya pemadaman dilakukan bersama unsur pemadam kebakaran yang berada di lokasi guna mengendalikan api dan mencegahnya meluas ke area sekitar pelabuhan maupun kapal lain yang sedang bersandar.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan mengerahkan 18 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil pemadam Kodaeral I dalam penanganan kejadian tersebut.

Setelah lebih dari satu jam penanganan, pada pukul 13.30 WIB penyemprotan dihentikan setelah petugas memastikan api telah padam sepenuhnya, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

"Seluruh rangkaian penanganan berlangsung aman dan terkendali. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu ledakan saat proses pengelasan tangki bahan bakar minyak (BBM) pada KM Maharani Nusantara yang sedang menjalani perbaikan setelah selesai membongkar muatan ikan," katanya menambahkan penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan pihak terkait.

Kolonel Wahyu Kurniawan menegaskan, keterlibatan Kodaeral I dalam operasi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap penanggulangan keadaan darurat serta sinergi dengan instansi terkait dalam menjaga keselamatan masyarakat dan fasilitas publik di kawasan pelabuhan. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru