Sabtu, 01 Agustus 2026

Viral di Media Sosial, Dugaan Pelanggaran Proyek Revitalisasi SMAN 1 Medang Deras Tuai Beragam Tanggapan

Muhammad Amin - Sabtu, 01 Agustus 2026 14:22 WIB
Viral di Media Sosial, Dugaan Pelanggaran Proyek Revitalisasi SMAN 1 Medang Deras Tuai Beragam Tanggapan
Tangkapan layar unggahan akun Facebook Sri Rezeki Nazla terkait dugaan pelanggaran pada proyek revitalisasi SMAN 1 Medang Deras. (Ist)
Batu Bara, MPOL -Unggahan di media sosial Facebook yang memuat dugaan pelanggaran pada proyek revitalisasi SMAN 1 Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menjadi perhatian publik dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Baca Juga:
Unggahan tersebut dipublikasikan oleh akun Sri Rezeki Nazla yang menyampaikan hasil pengamatan terhadap proyek revitalisasi SMAN 1 Medang Deras Tahun Anggaran 2026. Dalam unggahannya, disebutkan sejumlah dugaan, antara lain pekerja belum menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dinilai belum memadai, tidak adanya papan informasi K3 di lokasi proyek, dugaan pembayaran upah pekerja yang tidak sesuai ketentuan, serta dugaan penggunaan kembali baja ringan lama yang disebut seharusnya diganti sesuai spesifikasi pekerjaan.

Melalui unggahan tersebut, Sri Rezeki Wahyuni Nazla, S.H., yang memperkenalkan diri sebagai Sekretaris GSBI Batu Bara, meminta agar dugaan tersebut menjadi perhatian pihak pelaksana proyek, konsultan pengawas, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Ketenagakerjaan, dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Menurutnya, apabila dugaan tersebut terbukti, perlu dilakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan demi menjamin keselamatan pekerja, kualitas pekerjaan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Unggahan itu kemudian mendapat berbagai respons. Sejumlah akun Facebook, di antaranya Abdul Rahman dan Eko Sugiono, menyatakan informasi yang disampaikan tidak sesuai dengan kondisi yang mereka lihat di lapangan. Keduanya menyebut pelaksanaan proyek berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali.

Sementara itu, akun Sugeng Purnomo mengingatkan agar setiap dugaan disertai data dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Sedangkan akun Saproladi Al Ami berharap proyek revitalisasi tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMAN 1 Medang Deras serta menilai persoalan upah pekerja merupakan kesepakatan antara pekerja dan pihak pemberi kerja.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, wartawan telah berupaya menghubungi Kepala SMAN 1 Medang Deras melalui pesan WhatsApp guna meminta tanggapan terkait dugaan yang beredar. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban maupun klarifikasi dari pihak sekolah.

Hingga saat ini, dugaan yang beredar di media sosial tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan verifikasi oleh instansi yang berwenang. Oleh karena itu, masyarakat berharap aparat pengawas serta dinas terkait dapat melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya apabila dipandang perlu, sehingga pelaksanaan proyek revitalisasi dapat dipastikan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (MA)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru