HUT ke-18 Gerindra, Sugiat Santoso : Kekompakan Kader Berdampak ke Rakyat
Medan, MPOL Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, me
Sumatera UtaraMedan, MPOL: Ketua Harian DPW Lembaga Swadaya Masyarakat Tim Kenziro Kompas Nusantara (LSM TKN) Sumut, Sastra Sembiring mempertanyakan alasan Polda Sumut tidak bersedia mengungkap motif pembacokan jaksa fungsional Kejari Deli Serdang, Jhon Wesli Sinaga.
Baca Juga:Sastra menilai ada yang harus dirahasiakan kenapa Poldasu tidak mau mengungkap motif pembacokan jaksa itu ke publik. "Kali ini kita sangat heran kenapa Poldasu tidak mau mengungkap motif pembacokan jaksa Wesli Sinaga, tidak seperti biasanya," kata Sastra Sembiring kepada wartawan, Jumat (30/5).
- Tokoh Masyarakat Pancurbatu Minta Media Buktikan Siapa Godol Pemasok Narkoba Tanah Karo, Kuasa Hukum : Merusak Nama Baik Orang Tanpa Bukti Pidana
- Anggota DPR RI Dr Maruli Siahaan Hadiri Open House Natal 2025 di Rumah Dinas Kajatisu dan Kapolda Sumut
- Perdana, Kajatisu Terima Langsung Audensi Panitia Natal PWI Sumut
Sastra Sembiring meminta Kajati Sumut agar berbicara berdasarkan bukti dan data yang akurat serta menelaah dulu pengakuan anak buahnya itu sebelum disampaikan ke publik.
"Jangan membuat kegaduhan, sudah jelas pengacara tersangka mengatakan bahwa Jaksa Jhon Wesli diduga memeras sehingga pelaku Alpa Patria alias Kepot sakit hati merasa sudah dijadikan seperti "ATM Berjalan," kata Sastra.
Menurut Sastra, jika statmen pengacara tersangka Kepot itu tidak benar, pihak kepolisian harus mengungkap motif yang sebenarnya ke publik.
Namun yang terjadi saat ini justru polisi tidak bersedia mengungkap motif pembacokan jaksa Wesli. "Patut diduga polisi tidak mau merilis motif dibalik pembacokan jaksa itu karena dianggap tidak elok untuk diungkap ke publik. Mungkin-mungkin, bisa membuat malu institusi," ujar Sastra Sembiring.
Jadi, sebut Sastra Sembiring bapak Kajati Sumut jangan menimbulkan opini yang bisa memperkeruh situasi, seakan-akan si Godol atau Edy Suranta Gurusinga Ini merupakan otak pelaku dari pembacokan jaksa itu.
"Kajatisu harus ingat kasus ini masih dalam wewenang penyidik Polri. Biarkan penyidik bekerja secara profesional sesuai bukti dan data yang akurat. Jangan ada praduga upaya "penggiringan" sesuai keinginan oknum tertentu," tandasnya.
Sastra menjelaskan, Godol adalah DPO kasus dugaan kepemilikan senjata api. Tapi kasus itu pernah terbantahkan oleh majelis hakim PN Lubuk Pakam di persidangan.
"Hakim PN Lubuk Pakam memvonis bebas Godol berdasarkan fakta dan keyakinan majelis hakim saat itu meski pun dituntut 8 tahun oleh JPU," ujarnya.
"Jadi kami tegaskan agar Kajati Sumut jangan membuat statmen yang tidak berdasarkan bukti dan fakta hukum karena dapat melukai hati masyarakat dan keluarga Edi Suranta Gurusinga alias Godol," terangnya.
Ia juga meminta semua pihak agar tidak mudah termakan isu yang tidak benar sebelum fakta dan bukti itu nyata.
"Ya, kita meminta semua pihak agar tidak mudah termakan isu. Meskipun Godol berstatus terpidana atas kasus Senpi, ia juga memiliki hak yang sama di negara ini. Jangan sampai kejaksaan menghilangkan hak kehidupan Edi dan keluarganya," ujarnya.
"ATM BERJALAN"Dedi Pranoto mengatakan kliennya sakit hati merasa dirinya dijadikan seperti "ATM Berjalan".
Ketika ditanya siapa yang menyuruh Kepot, Dedi dengan tegas mengatakan, tidak ada."Begini ya, klien saya ada beberapa kali dimintai jaksa itu uang dan terakhir, dia minta burung. Karena kesal, Kepot menyuruh temannya melakukan pembacokan, jadi sampai saat ini tidak ada pengakuan klien saya siapa yang menyuruhnya," terangnya.
Dedi Pranoto justru minta supaya kasus ini terang benderang agar polisi menyampaikan ke publik apa motif yang sebenarnya.***
Medan, MPOL Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, me
Sumatera Utara
Medan, MPOLPT Prima Husada Cipta Medan (PHCM) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pemadaman Kebakaran (Code Red) sebagai bagian dari
Sumatera Utara
Tanjungbalai, MPOL Tim Satreskrim Polres Tanjungbalai berhasil mengungkap kasus pencurian kabel yang meresahkan warga Jalan Singosari, Kelu
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Hut ke 18 Partai Gerindra dalam susana keprihatinan dan empatn karena masih banyak masyarakat yang mengalami musibah demikia
Nasional
Polrestabes Medan meletakkan duduk perkara kasus yang sempat viral dengan Framing (tudingan) &ldquoKorban jadi tersangka&rdquo.Hal itu disampaikan K
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Anggota DPR RI Komisi XIII Kombes Pol(Purn) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., Fraksi Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I m
Nusantara
Dumai, MPOL Kombes Pol (P) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H. sebagai anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumate
Nusantara
Sekolah Pascasarjana (Sps) Universitas Sumatera Utara (USU) langsungkan International Conference on Natural Resources and Sustainable
Pendidikan
Medan, MPOL Satgas Pangan Polda Sumatera Utara menjelang bulan puasa melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) mengecek ketersediaan stok da
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Pemerintah Kota Binjai di Sumatera Utara menggelar kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Tahun 2026
Sumatera Utara