Kualanamu, MPOL: Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI
Agus Andrianto meresmikan
Autogate (gerbang otomatis) Bandara Kualanamu Internasional, Selasa (24/6).
Baca Juga:
Kehadiran
Autogate dinilai akan mempermudah dan lebih praktis masyarakat yang masuk dan belergian dari Bandara Kualanamu.
Dengan berdirinya
Autogate di Bandara Kualanamu mendapat penilaian yang sangat positif dan apresiasi dari masyarakat Sumatera Utara kepada Menteri Imigras dan Pemasyarakatan (Imipas)
Agus Andrianto.

Salah seorang tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) Rajamin Sirait, SE mengatakan, Mentri Imipas Jenderal Pol (PUrn) Drs
Agus Andrianto SH.MH mempunyai visi yang
visioner, yang dapat melihat kebutuhan bandara ke depan.
"Selama beberapa bulan menjadi Menteri Imipas telah banyak membuat terobosan baru, baik dalam kepentingan ke imigrasian maupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Inilah sosok yang dibutuhkan, menuju Indonesia Emas 2045," sebutnya, di Bandara KNIA, Selasa (24/6).
Dia menilai, selama menjabat Menteri Imipas sudah banyak membuat perubahan. Salah satu contohnya, mendirikan
Autogate Imigrasi dan Lounge pekerja migran Indonesia (PMI) oleh Imigrasi di area kedatangan Internasional Kualanamu dan disebutkan bandara pertama yang diterapkan Lounge PMI.

"Autogate Imigrasi dan Lounge PMI di Bandara Internasional Kualanamu pastinya akan membuat masyarakat yang datang dan berangkat dari luar negeri lebih aman, nyaman dan praktis. Ini patut kita apresiasi apalagi hari ini pengoperasiannya langsung diresmikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Jenderal Pol (Purn)
Agus Andrianto," kata Rajamin Sirait, ketika akan bertolak ke Jakarta di Bandara KNIA.
Kata dia, Visi yang dilakukan
Agus Andrianto membangun ke imigrasian sebagai upaya mengejar ketertinggalan pasilitas bandara yang telah dibuat bandara di negara luar.
Dengan keberadaan
Autogate dan Lounge PMI menunjukkan kalau Bandara KNIA merupakan pintu gerbang dan salah satu bandara terpadat di Indonesia. " Mari kita jada dan manfaatkan dengan baik," ujarnya.
Terobosan yang tidak kalah penting, sambung Rajamin Sirait, pembangunan Lapas sebanyak 13 di Sumut dan pemindahan Lapas yang ada di perkotaan atau dikawasan perumahan penduduk.
"Beliau memang
visioner tahu apa yang dibutuhkan apalagi di Sumatera Utara. Lapas di Sumut merupakan salah satu yang terpadat di Indonesia. Jumlah WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) tidak seimbang dengan jumlah Lapas 42 di Sumut. Kenapa tidak dari dulu dipikirkan. Inilah
visioner dari seorang Jenderal Pol (Purn)
Agus Andrianto," tegasnya.
"Untuk itu kita bangga punya Menteri Imipas yang punya latar belakang dan punya hubungan dekat dengan Sumut, bahkan ia mengerti arti Sumatera Utara bagi pembangunan Indonesia," pungkasnya.
Dia juga mengaku akan terus mensupport Imigrasi untuk tetap berbenah dan masyarakat bisa mendukungnya termasuk memperluas dan menambah Lapas di Sumatera Utara.
Sebelum bertolak ke Jakarta, Rajamin Sirait SE sempat berbincang-bincang dengan Menteri Imipas
Agus Andrianto diselamatkan kesibukanya meresmikan
Autogate Imigrasi di Bandara KNIA.
Terlihat pula, Rajamin Sirait yang sempat berdiri diarea
Autogate langsung dipanggil Kakanwil Imigras Sumut atas suruhan Menteri Imipas, kemudian mereka terlibat perbincangan santai dan serius dan sesekali melemparkan tawa.***
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan