Kapolres Pematangsiantar Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Ganja 1.906,85 Gram
P.Siantar, MPOL Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH pimpin pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja seber
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Keluarga mendiang Dapid Nainggolan mengungkap sebelum tewasnya korban. Menurut tante korban, Ana Sitorus, sebelum korban ditemukan tewas, pemuda berusia 26 tahun itu hendak mengambil handphone yang digadaikannya di sekitaran Jalan Padang, Kecamatan Medan Tembung.
Baca Juga:
Ana menjelaskan saat itu ada tawuran antar dua kelompok di dekat lokasi. Namun, keponakannya itu tidak ada terlibat perkelahian ataupun ikut tawuran.
"Enggak ada (perkelahian). Ini kan ada orang tawuran dua kelompok, sudah janjian. Jadi adek kami ini memang mau jemput (cari) nasi untuk babinya. Jadi dia mampirlah dulu dekat situ, soalnya ada hpnya digadaikannya di gang itu, mau menanyakan itu dia ke situ. Rupanya yang tawuran ini dari Jalan Padang datang mau menyerang orang (pinggir) rel," kata Ana, Senin (13/10/2025).
Lanjut dijelaskan Ana, salah satu kelompok tawuran melihat korban keluar dan mengatakan 'ini anak rel satu!'. Korban lalu disambut dan ditikam pelaku. Selanjutnya, teman-teman korban membawa korban ke rumah sekaligus memberitahukan kepada orang tua korban.
"Temannya ke rumah kami jam 3 kurang 15 menit lah (dini hari). Kena tikam dia di ulu hatinya, sebelah kiri. Iya, cuma satu tikaman saja. Adik saya sempat tertatih-tatih lari. Itulah kemudian diselamatkan sama temannya yang datang ke rumah saya. (Lalu) dibawa ke rumah sakit. Pas di rumah saya juga sudah tak bernyawa dia (korban)," ungkapnya.
Ana mengatakan sewaktu mau dibawa ke rumah sakit, teman korban sempat berkata 'tolong lah tulang, sudah meninggal si Dapid'.
"Tapi gak tahu sudah mati atau enggak. Barulah dibawa di rumah sakit, Sudarlis. ternyata benar sudah meninggal. Dia (korban) ditikam di Jalan Padang, dekat rel. Masih ada percikan darahnya itu.
Di mata keluarga, korban adalah anak baik yang kesehariannya mencari pakan ternak dan tidak ada keterlibatan dalam tawuran.
"Tidak ada terlibat tawuran dia, orang baik ini adik kami. Kesehariannya dia sama mamaknya ambil nasi busuk untuk makan babi. Pagi-pagi udah keluar orang ini bawa mamaknya naik becak," sebutnya.
Tante korban juga mengungkapkan bahwa tawuran di sekitaran lokasi pinggiran rel sudah sering terjadi. Ia juga mengatakan tawuran seperti ajang balas dendam.
"Orang Tirtosari sama orang rel sebenarnya sudah dendam-dendaman. Pernah beberapa kali tawuran. Jadi orang ini kan sudah palak dengan orang rel ini, ngajak perang. Datanglah, ada yang bawa klewang dan lain-lain. Rupanya itulah nasib sial dia (korban), keluar dia dan dia yang ditusuk," ujarnya.
Sebelumya, seorang pemuda ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah di pinggir Jalan Padang (dekat rel kereta api), Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Senin (13/10/2025) sekira pukul 03.00 WIB. Belakangan diketahui identitas korban adalah Dapid Martua Nainggolan (26) warga Jalan Betet No. 43, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai.
Korban dikabarkan tewas saat mencari pakan untuk ternaknya. Entah bagaimana, korban ditarik oleh dua orang tak dikenal lalu pelaku diduga menghujamkan senjata tajam (sajam) ke tubuh korban.
Kapolsek Medan Tembung, AKP Ras Maju Tarigan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban sempat dibawa ke Klinik Sudarlis, namun nyawa korban tak tertolong.
Pihaknya yang mendapat laporan tersebut lalu turun ke lokasi bersama Tim Inafis dan Satreskrim Polrestabes Medan. Hasil pemeriksaan saksi-saksi di lapangan, kata Ras Maju, korban ditarik dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor saat mencari makanan ternak di Jalan Elang Ujung.
Menurut keterangan ibu korban, Nurmaili (saksi) dipanggil oleh teman korban dan mengatakan 'Bou-bou ini David. Lalu saksi menjawab kenapa si David? Selanjutnya teman korban mengatakan David ditemukan di pinggir rel dalam keadaan pingsan
Kemudian korban dibawa saksi dan teman-teman korban ke Klinik Sudarlis, namun korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
"Korban mengalami satu luka lecet di pelipis kiri, dua luka sobek di bagian tangan kiri, satu luka Sobek di punggung belakang kiri. Ada luka (di perut) belum tahu kenapa, masih diautopsi," kata Ras Maju saat dikonfirmasi Medan Pos, Senin (13/10/2025) sore.
Ras Maju mengatakan ibu korban tidak mengetahui identitas dua teman korban yang mengantar karena syok atas kematian korban.
Kasus ini selanjutnya telah ditangani Satreskrim Polrestabes Medan.
"LP nya di Polrestabes," ujarnya. *
P.Siantar, MPOL Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH pimpin pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja seber
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Lenovo menghadirkan Legion Monitor Gen 10 Series, yang terdiri dari dua varian utama Legion Pro Monitor dan Legion Monitor.
Nusantara
Jakarta, MPOL Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan program dukungan asuransi sebagai upaya memperkuat ekosistem dan memitigasi risiko d
Ekonomi
Medan, MPOL Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan Dr. Wuri Tamtama Abdi, S.Pd.I., M.Pd mengatakan, pagelaran seni dan budaya,
Pendidikan
Medan, MPOL Kapolrestabes Kota Medan dan PWI Sumut bangun komitmen sama sama menjalankan tugas secara profesional sehingga tercipta suasan
Sumatera Utara
Medan, MPOL PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memberikan relaksasi kredit khusus kepada nasabah kredit konsumer yang terdampak b
Sumatera Utara
Deli Serdang, MPOL Reses DPR RI masa Sidang II di Desa Ramunia Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara menjadi ajang tat
Sumatera Utara
Medan, MPOL Seorang pelaku pencurian spesialis bongkar rumah diringkus polisi. Bahkan, petugas juga memberikan tindakan tegas terukur deng
Sumatera Utara
Sergai, MPOL Keprihatinan terhadap warga terdampak banjir di Kota Medan yang terjadi pada Kamis 27 November 2025 lalu mendapat perhatian se
Sumatera Utara
Medan, MPOLAnggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Golkar, Kombes Pol (Purn) Dr Maruli Siahaan SH.MH melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pila
Sumatera Utara