Jumat, 17 April 2026

Didampingi Pengacara, Keturunan Op Juliamin Malau Pasang Kembali Plang yang Dirusak di Tanah Miliknya di Lumban Bao Sosorbulu

Herbin Sinaga - Jumat, 17 April 2026 20:54 WIB
Didampingi Pengacara, Keturunan Op Juliamin Malau Pasang Kembali Plang yang Dirusak di Tanah Miliknya di Lumban Bao Sosorbulu
Herbin Sinaga
Keturunan Op Juliamin Malau dan Keturunan Op Jabao Sinaga didampingi pengacara Priska Simarmata, SH dan rekan pasang plang di Lumban Bao - Sosorbulu .
Simanindo, MPOL - Pengrusakan plang kepemilikan tanahnya beberapa tahun lalu, kembali dipasang oleh pemiliknya melalui keturunan Oppung Juliamin Malau yang berdomisili di Salbe dan Sangkal.

Baca Juga:
Perwakilan Keturunan keluarga besar Oppung Juliamin Malau yakni Aswin Malau,Jekron Malau, Brikson Malau, Sahat Malau, Ando Malau, Op.Romes Malau br Napitu serta keluarga keturunan Op Jabao Sinaga, didampingi oleh Pengacara Priska Simarmata, SH dan rekan.

Keturunan keluarga besar Oppung Juliamin Malau sepakat kembali untuk memasang plang, yang selama ini di persoalkan antara Keturunan Op Jabao Sinaga dengan adek adeknya.

Semasa hidupnya orang tua saya dan adeknya memasang plang tersebut dekat pinggir jalan, namun dirusak dan dicabut sehingga dilaporkan ke Polres Samosir. sebut, Sahat Malau.

Karmen Malau yang berdomisili di Brebes yang merupakan keturunan Op.Juliamin Malau yang di hubungi Medan Pos Online, mengatakan bahwa saya tahu persis, kepada siapa tanah tersebut dititipkan agar dijaga dengan baik, bukan untuk dibagi bagi, seperti yang beredar dikalangan marga Sinaga di Lumban Bao - Sosorbulu.

"Secara turun - temurun dari generasi sampai kepada kami, diberikan petuah oleh orangtua kami, bahwa tanah yang berada di Lumban Bao - Sosorbulu dititipkan kepada Amangboru Op.Jabao Sinaga.

Jangan merasa sepihak berhak atas tanah tersebut, yang bukan haknya pun dikatakan miliknya, kata Karmen Malau.

"Dasar apa mereka membagi bagi tanah yang bukan miliknya, seharusnya berterima kasihlah karna diberi kesempatan untuk mengusahai tanah tersebut,"

Jekron Malau mengatakan kepada Medan Pos Online, Jumat (17/4/2026) Kalau ada diantara mereka keturunan dari Amangboru Jabao Sinaga yang mengklaim itu miliknya, apa bisa dipertanggung jawabkan, jadi harus hati -hati untuk memberikan pernyataan, tanpa membuat tersinggung keturunan Oppung Juliamin Malau.

"Kami menitipkan tanah tersebut kepada Amangboru Op Jabao Sinaga yang tinggal di Lumban Bao - Sosorbulu, untuk dijaga dengan baik," dimana keturunan Amangboru Jabao Sinaga yakni Sarmen Sinaga, Kimen Sinaga dan yang tinggal dikampung Pak Christofpers Sinaga. Sebut Jekron Malau.

"Jangan jadi kalian yang mengadu domba kami sesama marga Malau, karna memperebutkan tanah tersebut," kalau adapun marga Malau keturunan Op.Juliamin Malau yang menyatakan tanah itu milik segelintir marga Sinaga Keturunan Op.Jabao Sinaga, coba sebutkan siapa orangnya, dimana diberikan, apa dasarnya, tunjukkan suratnya.

Sambung Jekron Malau, tanggal 10 April 2026 kami selaku generasi dari Keturunan Op Juliamin Malau baik dari Salbe dan Sakkal didampingi oleh Keturunan Op Jabao Sinaga mendirikan plang di beberapa titik, yang dikuasai sepihak oleh marga Sinaga.

Kami keturunan Op Juliamin Malau memberikan peringatan agar jangan lagi membuat kegaduhan dengan mencabut plang tersebut, konsekuensi akan berakibat fatal, dilarang mendirikan bangunan tanpa sepengetahuan dari Op Juliamin Malau.

"Jangan salahkan bila ada yang mendirikan bangunan tanpa sepengetahuan Keturunan Op Juliamin Malau dan pultak pagar (Anak Tertua) keturunan Op.Jabao Sinaga akan kami bawa ke ranah hukum, mendirikan bangunan yang bukan ditanah miliknya, dan menghentikan segala kegiatan menaman tanaman dilokasi tanah tersebut.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru