Kamis, 30 April 2026

Polrestabes Medan Terima Tim Penelitian Lemdiklat Polri : Pemimpin Era Digital Harus Adaptif dan Kolaboratif

Iwan Suherman - Kamis, 30 April 2026 18:04 WIB
Polrestabes Medan Terima Tim Penelitian Lemdiklat Polri : Pemimpin Era Digital Harus Adaptif dan Kolaboratif
Humas
Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen poto bersama Tim Penelitian Lemdiklat Polri.
Medan, MPOL -

Baca Juga:
Polrestabes Medan menerima kunjungan Tim Penelitian Tahap I Sespim Lemdiklat Polri.

Rombongan Tim yang Dipimpin Kombes Pol Suprayitno, SIK ini diterima langsung Wakapolrestabes Medam, AKBP Rudy Silaen.

"Transformasi Kepemimpinan Polri Di Era Digitalisasi Dalam Pengelolaan Keamanan Dunia Baru", di Aula Patriatama Polrestabes Medan, Rabu (29/4/26).

Wakapolrestabes, AKBP Rudy Silaen dalam sambutannya menjelaskan, sangat senang kehadiran tim dan komponen masyarakat. Sehingga masyarakat tahu Polri selalu update dalam kepemimpinan organisasi.

Hal ini bisa berkontribusi dalam pengembangan Polri yang lebih adaptif (menyesuaikan diri dengan keadaan).

"Transformasi digital tidak hanya membawa kemudahan. Tapi membuka berbagai peluang kejahatan baru. Semua menuntut Polri lebih adaptif dan bergerak cepat. Seorang pemimpin kini dituntut memiliki visi dalam membangun budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif," jelas Wakapolrestabes.

Kami, kata AKBP Rudy, siap memberikan dukungan penuh baik dalam bentuk data informasi dan akses yg dibutuhkan.

Kami percaya, melalui penelitian yang komprehensif akan dihasilkan rekomendasi yang positif dan aplikatif dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam memutuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap tantangan zaman.

Sementara, Ketua Tim (Katim) Kombes Pol Suprayitno, SIK menambahkan, penelitian serupa juga dilakukan di 5 Polda di Indonesia yakni, Poldasu, Polda Kaltim, Polda Kalbar, Polda NTB dan Polda Jatim.

"Di Poldasu pertimbangan khusus angka tindak kriminalitas tahun 2025 Sumut termasuk tertinggi di Indonesia. Selain itu Sumut juga merupakan aset perdagangan. Jadi ini pertimbangan mengapa penelitian diselenggarakan di sini,"ungkapnya.

Perkembangan teknologi, sambung Kombes Suprayitno, tidak hanya mampu mengubah cara berinteraksi.

Transformasi teknologi di era digital juga menjadikan data sebagai aset penting dalam menyampaikan pendapat atau kesimpulan.

"Jadi nantinya tujuan penelitian ini bisa menyiapkan calon pimpinan di Polri yang menyampaikan keterangan berbasis data bukan intuisi," ungkapnya.

Kepemimpinan sekarang, ungkap Kombes Suprayitno, tidak boleh alergi dengan era digital.

"Melalui penelitian ini Sespim Lemdiklat Polri diharapkan menerima pemahaman lebih mendalam. Kita akan menerima masukan. Hasil penelitian ini bisa menghasilkan gagasan, ide dan inovasi yang konstruktif,"jelasnya.(*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Iwan Suherman
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru