Sabtu, 02 Mei 2026

Program Dana BOSP TA 2025 di SMAN 1 Panai Tengah Bernilai Hampir 1 Milyar Diduga Dikorupsi

Budi Ardiansyah - Sabtu, 02 Mei 2026 15:54 WIB
Program Dana BOSP TA 2025 di SMAN 1 Panai Tengah Bernilai Hampir 1 Milyar Diduga Dikorupsi
Ist
SMAN 1 Panai Tengah.
Labuhanbatu, MPOL- Dunia pendidikan di Provinsi Sumatera Utara seakan tercoreng, dengan munculnya dugaan tindak pidana Korupsi pada penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu.

Baca Juga:

Mirisnya, uang negara sebesar Rp. 903.092.968,- yang notabene digunakan untuk peningkatan mutu sekolah ini, diduga terjadi manipulatif dalam realisasinya.

"Banyak kegiatan yang di Mark Up besarannya. Seperti, program Pemeliharaan Prasarana Lahan, Bangunan dan Ruang Rp. 162.109.000,- , Pengadaan Perlengkapan sekolah Rp. 90.025.000,- dan Pengelolaan Sekolah sebesar Rp. 174.265.000,-. Perlu dikaji ulang realisasinya," ujar sumber medanposonline.com, yang layak dipercaya, Jumat (1/5/2026).

Tambahnya, program BOSP TA 2025 itu cenderung berpotensi dengan dugaan korupsi. Dan sebaiknya pihak Inspektorat lebih teliti dan tidak mendukung sepihak atas kegiatan tersebut.

"Coba saja dilakukan penyelidikan secara intensif. Banyak penggelembungan dan Mark up pada LPJ-nya. Inspektorat juga sebaiknya bekerja profesional untuk menelusuri kebenaran pada penggunaan dana BOSP tersebut," bilang sumber.

Setelah dilakukan investigasi di sekolah setempat, sejak Senin 19/4/2025) kemarin, juga ditemukan banyak kejanggalan dalam realisasi penggunaan dana BOSP dimaksud.

"Saya sudah cek seluruh kegiatan dimaksud. Banyak ditemukan perkeliruan yang cenderung adanya dugaan tindakan koruptif. Sebaiknya aparat hukum segera lakukan pemeriksaan secara detail," imbuh sumber.

Perihal adanya temuan ini pula, akan menjadi bahan dasar pelaporan kepada aparat penegak hukum.

"Akan dilaporkan ke Kejatisu dan Kejaksaan Negeri Labuhanbatu. Sehingga menjadi pilot project terhadap sekolah lainnya agar tidak melakukan aksi serupa," tutupnya.

Terpisah, Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Panai Tengah, Zuhairi S.Pd, ketika dikonfirmasi dan dimintai keterangannya, hingga berita ini dilansir ke meja redaksi, tidak menjawab pertanyaan wartawan.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru