Bungkam Dikonfirmasi, Kapolsek Medan Timur Terkesan Tutupi Kasus Begal
Medan, MPOL Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus Manimbul Butarbutar terkesan menutupi kasus begal yang terjadi di wilayah hukumnya. Indikasi
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Wilayah hukum Polsek Medan Timur kini menjadi momok menakutkan bagi masyarakat yang melintas di waktu malam hingga dini hari. Hal ini membuktikan lokasi rawan kejahatan jalanan kembali muncul, terutama pencurian dengan kekerasan (curas) yang biasa disebut begal.
Baca Juga:
Bukan tanpa alasan, seorang pria menjadi korban pembegalan oleh sekelompok pelaku saat melintas di Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur. Akibatnya, korban Ridho Tri Syahputra (21) kehilangan sepeda motor Honda Vario warna putih yang dirampas pelaku. Sebelum motornya dirampas, korban yang tinggal di Jalan Perwira II, Medan Timur, ini lebih dulu dipepet komplotan pelaku lalu diancam dengan senjata tajam (sajam) jenis celurit.
"Saya baru pulang kerja di Stasiun Kereta Api Medan sekitar jam 4 subuh. Pas pulang, lewat Jalan Krakatau dipepet dan dihadang sejumlah pelaku berjumlah 7-8 orang mengendarai empat sepeda motor berboncengan. Setelah dicegat, satu pelaku turun mengancam saya dengan celurit," kata korban kepada Medan Pos, Sabtu (23/5/2026) siang.
Pramugara Kereta Api Indonesia (KAI) itu mengaku tidak ada mengalami firasat buruk ataupun merasa diikuti oleh para pelaku. Malangnya, tiba-tiba saja saat hendak sampai ke rumahnya, korban dibegal komplotan pelaku. Karena jumlah pelaku yang cukup banyak dan membawa sajam, korban yang sudah ketakutan dan merasa jiwanya telah terancam kemudian hanya bisa pasrah walau sempat berteriak meminta pertolongan.
"Kejadiannya, Jumat (22/5/2026) sekira pukul 04.30 WIB. Saya dicegat, yang saya ingat yang didepan memakai hoodie warna hitam. Mereka (pelaku) memang ramai sekali. Lalu, pelaku yang berada di belakang turun mendekati saya sambil mengacungkan celurit ke arah wajah saya. Mereka membawa (menenteng) 4 celurit," ungkapnya.
"Ada ibu-ibu yang lagi bakar sampah di dekat situ, ibu itu pun gak berani juga, ramai kali pelakunya," katanya.
Akibat dari peristiwa yang dialaminya, korban sangat berharap agar para pelaku segera ditangkap dan sepeda motornya yang digunakan untuk mencari nafkah itu bisa kembali. Apalagi, masyarakat sudah sangat resah karena maraknya aksi begal.
Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butarbutar ketika dikonfirmasi terkait kejadian tersebut dan rawannya kejahatan jalanan di wilayah hukumnya, enggan menjawab. *
Medan, MPOL Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus Manimbul Butarbutar terkesan menutupi kasus begal yang terjadi di wilayah hukumnya. Indikasi
Sumatera Utara
Kotapinang, MPOL Di tengah kondisi pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, jajaran Sat Lantas Polres Labuhanbat
Sumatera Utara
Medan, MPOL Dampak pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera turut memengaruhi layanan telekomunikasi. Telkomsel mengakui
Sumatera Utara
Medan, MPOL Terdakwa kasus dugaan korupsi pengalihan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II, Askani, S.H., M.H., membacakan nota pembelaan (pledoi)
Hukum
Medan, MPOL Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara Khoiru
Sumatera Utara
Medan, MPOLMalam Kota Medan mendadak berubah. Lampulampu jalan padam, sejumlah kawasan gelap gulita, dan aktivitas masyarakat sempat terga
Peristiwa
Tanjungbalai, MPOL Suasana penuh semangat dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) P
Sumatera Utara
Medan, MPOL Wilayah hukum Polsek Medan Timur kini menjadi momok menakutkan bagi masyarakat yang melintas di waktu malam hingga dini hari. H
Sumatera Utara
Medan, MPOL &ndash Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tetap pada tuntutan terhadap empat terdakwa perkara dug
Hukum
Belawan, MPOL Kisah Pilu Keluarga Pangihutan Nainggolan (75) dan Aspita Samosir (72) istrinya, bersama dua orang anaknya, yang tinggal di J
Sumatera Utara