Selasa, 02 Juni 2026

Kelangkaan Solar di Percut Terjawab, SPBU Cinta Rakyat Diduga Curang

Baringin MH Pulungan - Selasa, 02 Juni 2026 15:10 WIB
Kelangkaan Solar di Percut Terjawab, SPBU Cinta Rakyat Diduga Curang
Anggota DPRD Deli Serdang H Rakhmadsyah SH bersama perwakilan nelayan melakukan dialog bersama perwakilan Pertamina di kantor Pertamina Patra Niaga Jalan KL Yos Sudarso, Selasa (2/6). (bp/dro)
Medan, MPOL - Anggota DPRD Deli Serdang H Rakhmadsyah SH berhasil mendelegasikan pertemuan antara nelayan dan Pertamina Patra Niaga di kantor perusahaan BUMN itu di Jalan KL Yos Sudarso No.8-10, Kota Medan, terkait kelangkaan BBM jenis solar selama dua pekan ini.

Baca Juga:

Sebelumnya warga mendapat pasokan BBM dari SPBU 14.20311.32 di Jalan Raya Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Namun belakangan terjadi kelangkaan, diduga ada kecurangan di tubuh SPBU yang menjadi tempat nelayan biasanya membeli solar.

"Selama ini pasokan solar aman, nelayan kami bisa melaut, tapi sekarang hampir sebulan ini tiba-tiba krisis, bahkan nyaris tidak ada," ujar Anggota DPRD Langkat H Rakhmadsyah SH usai mendatangi kantor pertaminan didampingi perwakilan nelayan desa Percut, antara lain M Ikhsan, M Basyaruddin dan Rahmansyah Jalan K.L. Yos Sudarso No.8-10, Kota Medan.

Mereka pun diterima N Tambunan selaku HHST Sumbagut, Ahila Chaya Patha D dan Rafli Masai Donta selaku Comrell Pertamina.

Dalam pertemuan hampir satu jam itu, pertamina dalam 2 atau 3 hari kedepan akan menggunakan barcode yang ada belanja solar ke Pantai Labu, sementara H Rakhmadsyah yang sudah 4 periode duduk sebagai Anggota DPRD DS bersama Pemkab melalui Dinas Perikanan akan mencari SPBU terdekat untuk melayani kebutuhan nelayan Percut.

Saat ini SPBU di Desa Cinta Rakyat yang diduga telah melakukan kecurangan sedang dalam masa menjalani sanksi selama 30 hari, setelah itu barulah pertamina kembali memasok solar ke SPBU tersebut.

Karena itu dengan tegas, Pertamina mengingatkan SPBU Cinta Rakyat tidak lagi mengulangi penyalahgunaan solar yang membuat hidup masyarakat nelayan di desa itu sengsara.

H Rakhmadsyah meminta pihak kepolisian memeriksa oknum yang diduga terlibat dalam penyimbangan BBM ini, agar ada efek jera. Begitupun H Rakhmatsyah berharap pihak kepolisian tidak menindak rakyat yang terkena dampak selama diberlakukannya pembelian sementara.

Sementara perwakilan nelayan M Ikhsan dan Basaruddin menyampaikan terima kasih mendalam atas keterlibatan langsung anggota DPRD Deli Serdang, yang juga merupakan putra desa kebanggaan masyarakat Percut, dalam mengurusi kepentingan masyarakat.

Syukur Alhamdulillah kami punya wakil di dewan yang benar-benar peduli, kalau tidak, bagaimanalah kami kedepan ini kalau cari makan dari hasil laut saja selalu terkendala dengan ketiadaan solar. "Kami melaut mengandalkan minyak solar, kalau nggak ada, yah kami menganggurlah," kata Basyaruddin.

Iksan juga meminta aparat kepolisian segera mengusut sebab terjadinya kelangkaan solar di kawasan pesisir ini. Kita tidak bisa melepaskan begitu saja oknum yang menyengsarakan kami para nelayan ini," tegasnya. (bp/dro)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru