Labuhanbatu, MPOL -Tampaknya, para tenaga kesehatan (Nakes) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat dapat bergembira, sebab setelah 5 tahun lamanya 'mengendap', jasa pelayanan
Covid-19 direncanakan pada Juli 2026 mendatang akan dibayarkan.
Baca Juga:
"1 bulan kedepan akan diselesaikan. Sudah menjadi arahan ibu Bupati harus dibayarkan, saat ini sedang proses perumusan Surat Keputusan (SK)-nya," demikian dibenarkan Direktur
RSUD Rantauprapat, dr. Ady Subrata M.Ked (Ped), Sp.A.,M.K.M, kepada medanposonline.com, (5/6/2026) di ruang kerjanya.
Dia mengemukakan, bahwa anggaran untuk jasa pelayanan
Covid-19 yang sempat 'mengendap' di Bank Mandiri Cabang Rantauprapat tersebut, sudah dipindahkan ke Bank Sumut pada Kas RSUD setempat.
"Dalam Kas RSUD di Bank Sumut, saya sudah lihat sendiri, uangnya ada," bilangnya.
Disinggung, mengapa anggaran jasa pelayanan
Covid-19 yang dikucurkan melalui dana talangan dari Kementerian Kesehatan itu sampai kini belum dicairkan? Direktur RSUD ini menyatakan itu terjadi bukan pada saat dia memimpin.
"Itu permasalahan yang terjadi pada saat direktur terdahulu. Saya hanya tekhnis pelayanan saja, untuk bagaimana tentang pembayaran jasanya, saya tidak pernah di libatkan terkait itu," terangnya.
Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan RI pada TA 2021 telah mengucurkan dana talangan sebesar Rp. 9.003.747.500,-. Anggaran tersebut di salurkan sebagai biaya jasa pelayanan
Covid-19 kepada sejumlah tenaga kesehatan yang terlibat dalam konsentrasinya.
Pada perjalanannya, dana tersebut pun, menjadi rumor tak sedap diduga seolah sengaja 'di endapkan' di Bank Mandiri Cabang Rantauprapat dengan bentuk Deposito. Dan akhirnya di tahun 2025 dikembalikan ke Bank Sumut dan dimasukkan dalam rekening Kas
RSUD Rantauprapat.
Hingga kini, banyak tenaga kesehatan yang berharap dana jasa pelayanan
Covid-19 tersebut segera dibayarkan, sebab dapat menjadi pendorong terbantunya ekonomi di tengah situasi keterbutuhan yang semakin meningkat.
"Terimakasih bang atas informasinya, semoga bulan depan sudah kami terima. Kami yakin, ibu Bupati pasti sangat mengerti dengan kondisi tenaga medis rendahan yang membutuhkan seperti kami ini,' ucap salah satu honorer di RSUD setempat.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News