Senin, 08 Juni 2026

Miris! Wilkum Medan Timur Rawan Begal, Wanita Sedang Cari Nafkah Diancam Sajam di Flyover Brayan

Ardi Yanuar - Minggu, 07 Juni 2026 00:05 WIB
Miris! Wilkum Medan Timur Rawan Begal, Wanita Sedang Cari Nafkah Diancam Sajam di Flyover Brayan
Ilustrasi.
Medan, MPOL -Viral di media sosial (medsos) seorang wanita mengaku menjadi korban kejahatan jalanan saat berangkat kerja. Korban dibegal dengan cara dicegat dan diancam senjata tajam saat melintas di Flyover Brayan, Kecamatan Medan Timur.

Baca Juga:
Mirisnya, peristiwa yang dialami korban terjadi saat dirinya hendak mencari nafkah (berangkat kerja), Minggu (7/6/2026) sekira pukul 05.40 WIB. Korban dikabarkan dihadang sejumlah pelaku dan diancam menggunakan senjata tajam (sajam).

Dari video yang beredar luas di medsos itu, korban yang mengenakan kacamata dan memakai hoodie berwarna merah sambil menenteng helm tampak menangis dan masih dalam keadaan trauma karena tak menyangka menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.

"Dua kereta (motor) sekitar enam orang. Masih muda-muda (pelakunya), takut aku," katanya sambil menangis dengan tubuh gemetaran.

"Aku dari (Jalan) Krakatau situ bang, mau kerja. Orang itu bawa kayu sama bawa pisau," jelasnya sambil terus menangis.

Dari kejadian tersebut, komplotan pelaku berhasil menggasak sepeda motor matic jenis Vario milik korban.

Kanitreskrim Polsek Medan Timur, Iptu Alwan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Namun, Alwan mengaku sejauh ini korban belum membuat laporan polisi.

"Belum (buat laporan) kayaknya. Kami selidiki dulu," kata Alwan kepada Medan Pos, Minggu (7/6/2026) malam.

Alwan mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap pelaku begal yang ditangkap Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut yang video penangkapannya juga viral di medsos, hari ini.

"Masih kami kembangkan, ada tidak main di wilkum kami," sebutnya.

Aksi begal yang terjadi menambah daftar kasus kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Medan Timur kian menjadi momok menakutkan bagi masyarakat yang melintas di waktu malam hingga dini hari.

Sebelumya, seorang Pramugara Kereta Api Indonesia juga menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur. Akibatnya, korban Ridho Tri Syahputra (21) kehilangan sepeda motor Honda Vario warna putih yang dirampas pelaku. Sebelum motornya dirampas, korban yang tinggal di Jalan Perwira II, Medan Timur, ini lebih dulu dipepet komplotan pelaku lalu diancam dengan senjata tajam (sajam) jenis celurit.

"Saya baru pulang kerja di Stasiun Kereta Api Medan sekitar jam 4 subuh. Pas pulang, lewat Jalan Krakatau dipepet dan dihadang sejumlah pelaku berjumlah 7-8 orang mengendarai empat sepeda motor berboncengan. Setelah dicegat, satu pelaku turun mengancam saya dengan celurit," kata korban kepada Medan Pos, Sabtu (23/5/2026) siang.

Korban mengaku tidak ada mengalami firasat buruk ataupun merasa diikuti oleh para pelaku. Malangnya, tiba-tiba saja saat hendak sampai ke rumahnya, korban dibegal komplotan pelaku. Karena jumlah pelaku yang cukup banyak dan membawa sajam, korban yang sudah ketakutan dan merasa jiwanya telah terancam kemudian hanya bisa pasrah walau sempat berteriak meminta pertolongan.

"Kejadiannya, Jumat (22/5/2026) sekira pukul 04.30 WIB. Saya dicegat, yang saya ingat yang didepan memakai hoodie warna hitam. Mereka (pelaku) memang ramai sekali. Lalu, pelaku yang berada di belakang turun mendekati saya sambil mengacungkan celurit ke arah wajah saya. Mereka bawa 4 celurit," ungkapnya.

"Ada ibu-ibu yang lagi bakar sampah di dekat situ, ibu itu pun gak berani juga, ramai kali pelakunya," katanya.

Akibat dari peristiwa yang dialaminya, korban sangat berharap agar para pelaku segera ditangkap dan sepeda motornya yang digunakan untuk mencari nafkah itu bisa kembali.

Hingga saat ini, kasus yang dialami korban belum menemui titik terang alias tak kunjung terungkap dan pelaku tak satupun berhasil tertangkap.

Menurut beberapa informasi dari masyarakat, Jalan Krakatau, Jalan Cemara hingga Flyover Brayan masih menjadi lokasi rawan kejahatan begal. *

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru