Rabu, 01 Juli 2026

Jepang Hibahkan 8 Alat Berat Senilai USD 452 Ribu untuk Percepat Penanganan Bencana di Aceh

Eli Marlina - Rabu, 01 Juli 2026 18:36 WIB
Jepang Hibahkan 8 Alat Berat Senilai USD 452 Ribu untuk Percepat Penanganan Bencana di Aceh
Aceh, MPOL - Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanggulangan bencana di Aceh..

Baca Juga:
Sebanyak delapan unit alat berat senilai USD 452.357 diserahkan kepada Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, dalam seremoni yang digelar di Sekolah Laboratorium Syiah Kuala, Rabu (1/7/2026).

Bantuan ini merupakan bagian dari program Grant Assistance for Grassroots Human Security Projects (GGP) atau Hibah Grassroots Pemerintah Jepang.

Penyerahan bantuan Hibah dihadiri oleh WakilRektor bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si, FRSPH, Ketua Pembina Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, Ketua Pelaksana Bidang Penanggulangan Bencana Aceh, Bapak Bahron Bakti, ST., MT., Kadis PUPR Bireuen, Kadis PUPR Aceh Utara, dan tamu kehormatan lainnya.


.Jepang telah lama mengadakan berbagai bantuan pemulihan bencana diAceh, termasuk rekonstruksi perumahan, gedung sekolah, dan infrastrukturdasar pascagempa bumi dan tsunami berskala besar pada tahun 2004. Komitmen ini terus berlanjut melalui berbagai program, diantaranyapembangunan Pusat Edukasi Tsunami di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, yang diresmikan pada bulan Desember 2024. Dalam proyek kali ini, Konsulat Jenderal
Jepang di Medan menyerahkan8 (delapan) unit alat berat pembersih lahan, terdiri dari 4 (empat) unitekskavator dan 4 (empat) unit truk. Alat berat ini diharapkan dapat berkontribusipada upaya pemulihan bencana alam secara lebih cepat dan efektif diProvinsi Aceh. Bantuan Hibah ini merupakan bentuk kerja sama, dukungan, dankepedulian masyarakat Jepang kepada masyarakat Indonesia.
Kami berharap alat berat pembersih lahan yang telah diserahkan ini dapat berkontribusi padapemulihan secepat mungkin saat bencana alam terjadi di Provinsi Aceh. Ucapnya

Bantuan Hibah Grassroots dari Pemerintah Jepang kepada masyarakatIndonesia bertujuan untuk mengatasi permasalahan kebutuhan dasar manusiadi berbagai bidang termasuk kesehatan, sosial, pendidikan, dan lingkungansehingga hubungan persahabatan dan kerja sama Jepang dan Indonesia akan makin erat kedepannya. ( ina/ r)
Teks foto :

Konjen Furugori bersama Ketua Pembina Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si, FRSPH, Prof. Dr. Ir. Marwan, Ketua Pelaksana Bidang Penanggulangan Bencana Aceh, Bapak Bahron Bakti, ST., MT. dan perwakilan Transcontinen, vendor pengadaan alat berat, Ismail Rasyid di depan salah satu unit eskavator ( ist)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru