Kotapinang, MPOL - Keberadaan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) seharusnya menjadi fasilitas utama yang memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi, terutama di lokasi vital seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotapinang.
Baca Juga:
Namun, kondisi berbeda justru dikeluhkan para nasabah
Bank Sumut setelah mesin
ATM di area rumah sakit tersebut dilaporkan tidak dapat digunakan selama dua hari.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,
Bank Sumut terus memperluas jumlah nasabah di berbagai daerah. Namun, upaya tersebut dinilai belum diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kesiapan fasilitas.
Di Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang memiliki lima kecamatan, jumlah galeri
ATMBank Sumut masih tergolong terbatas, sehingga ketika satu mesin mengalami gangguan, masyarakat langsung merasakan dampaknya.
Keluhan datang dari Ana warga Kotapinang, yang mengaku dua kali mendatangi
ATMBank Sumut di
RSUD Kotapinang namun tidak berhasil melakukan penarikan tunai.
"Semalam saya datang tidak bisa, hari ini sekitar pukul 10.30 WIB saya datang lagi tetap saja tidak berfungsi. Padahal saya sedang membutuhkan uang," ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Kondisi tersebut semakin disayangkan karena
ATM berada di lingkungan rumah sakit, tempat masyarakat kerap membutuhkan uang tunai secara mendesak untuk berbagai keperluan pengobatan maupun administrasi. Gangguan yang berlangsung hingga dua hari dinilai sangat merugikan nasabah.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala
Bank Sumut Cabang Kotapinang Asrizal Hadi Lubis menepis kerusakan menyampaikan bahwa
ATM di RSUD sebenarnya sudah dalam kondisi normal.
Menurutnya, gangguan yang terjadi kemungkinan hanya disebabkan oleh jaringan yang tidak stabil.
"Terima kasih informasinya. Untuk saat ini
ATM RSUD sudah kondisi bagus dan tidak ada kendala. Mungkin saat itu jaringan sedang tidak bagus saja," jelasnya.
Namun, keterangan tersebut berbeda dengan informasi yang disampaikan petugas parkir
RSUD Kotapinang. Ia menyebut mesin
ATMBank Sumut memang sudah tidak beroperasi selama sekitar dua hari dan banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi tersebut.
"Sudah dua hari
ATM itu tidak berfungsi. Banyak masyarakat yang komplain dan kecewa, Pak," ungkapnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap
Bank Sumut tidak hanya fokus menambah jumlah nasabah, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas perbankan berfungsi dengan baik, khususnya
ATM yang berada di lokasi strategis seperti rumah sakit.
Pelayanan yang prima bukan hanya soal membuka rekening baru, melainkan juga menjamin kemudahan nasabah saat membutuhkan akses terhadap uang mereka sendiri. (Can)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani