Kodaeral I Bangun Komunikasi Humanis Bersama Kelompok Tani Limau Manis
Belawan, MPOL Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan mediasi bersama warga Kel
Hukum
Medan, MPOL - Kasus rudapaksa yang dilakukan segerombolan remaja berjumlah 12 orang terhadap seorang siswi SMP menghebohkan sejumlah kalangan termasuk praktisi hukum.
Baca Juga:
Aksi asusila ini menjadi perhatian Direktur Lembaga Bantuan Hukum Genk Justice Kolaborasi (GJK) Rianto SH MH bersama Direktur LBH Mutiara Keadilan Armansyah.
Kedua praktisi hukum ini meminta agar Kapolrestabes Medan serius menangani kasus pemerkosaan ala Sum Kuning tersebut.
Kasus ini sangat menghebohkan publik sebab sampai saat ini kasus pemerkosaan ini belum benar-benar terungkap karena cuma dua pelaku yang ditangkap.
"Dari 12 pelaku hanya 2 yang ditangkap dan itupun belum diproses," ujar keduanya kepada awak media Kamis (4/4/24).
Menurut Rianto, dirinya yakin Kapolrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kombes Pol Teddy JS Marbun bisa mengungkap kasus pemerkosaan yang menimpa pelajar SMP berinisial NA.
Lebihlanjut Rianto menegaskan agar para pelaku yang masih bebas berkeliaran segera ditangkap dan dijatuhkan hukuman mati.
"Kasus ini sangat di luar nalar dan tidak berperikemanusiaa. Apalagi korbannya anak dibawah umur yang diperkosa secara bergiliran," ucapnya.
Menurut pengakuan ibu korban yakni Bu Rohani lanjut Rianto perbuatan bejat tersebut sudah dua kali dialami korban di lokasi berbeda.
Bahkan lanjut Rianto, para pelaku masih berkeliaran dan belum ditangkap.
"Kami berharap agar Kapolrestabes Medan secepatnya mengungkap kasus pemerkosaan ini sekaligus menangkap semua pelakunya. Ini perbuatan keji dan biadab. Kami nyakin Kapolrestabes Medan bisa mengungkap kasus ini dengan transparan dan terbuka," tandas Anto Genk biasa pria ini dipanggil.
Seperti diberitakan seorang siswi SMP dirudapaksa belasan remaja pria di salah satu rumah kosong di Gang Garuda. Namun, dari 12 pelaku cuma dua orang pelaku yang ditangkap petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Medan.
Kasus rudapaksa ini terjadi pada 10 Maret 2024. Dari belasan pelaku cuma dua orang yang diamankan yakni berinisial FL dan NK.
Informasi itu dihimpun wartawan dari korban NA.
NA didampingi orangtuanya kepada awak media mengatakan para pelaku yang belum diamankan masih berstatus pelajar masing-masing berinisial SA, JO, MI, AR, R, dan Gus.
"Dua pelaku yakni FL (Felux) dan NK (Nonok) sudah ditangkap tapi belum diproses. Kami (selaku orangtua) mendesak polisi agar kasus ini segera ditindak lanjuti dan pelaku lainnya ditangkap," cetus keluarga korban.
Keluarga korban juga menyatakan bahwa pelakunya kawanan Geng Motor, Bernama Liberty Medan Denai.
"Mereka (pelaku) ini belum ditangkap. Bahkan para pelaku ini sering melintas di depan rumah kami pada malam hari sehingg keluarga menjadi resah dan khawatir," ujar orang tua NA kepada wartawan, Kamis (4/4/2024).
Untuk diketahui, korban NA digilir sejumlah remaja pria pertama kalinya di salah satu rumah kosong di Gg Garuda pada Januari 2024.
Aksi bejat itu kembali terulang di Gg Wakaf Menteng 7 pada Februari 2024.
Sementara Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan, Iptu Dearma Sinaha yang dikonfirmasi mengatakan bahwa sudah menerbit Surat Penangkapan (SPKAP) terhadap pelaku lainnya.
"Untuk pelaku lainya sudah terbit surat penangkapan (SPKAP). Mohon bantuan dan kerjasamanya bila ada yang mengetahui keberadaan para pelaku lainnya," ungkap Iptu Dearma Sinaga.(*)
Belawan, MPOL Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan mediasi bersama warga Kel
Hukum
Taput, MPOL Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu dan pemerataan kual
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Parsadaan Pomparan Somba Debata (PPSD) Indonesia menggelar Rapat Kerja Pengurus di PUJA Bumi Kenduri, Jakarta Selatan, yang
Nusantara
Tim 10 Unit III Satres Narkoba Polrestabes Medan, menggerebek satu lokasi yang selama ini diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba di ka
Sumatera Utara
Dua pria kepergok terima uang dugaan hasil pemerasan di Kantor Imigrasi Jalan Mangkubumi, kawasan Medan Maimun.Tak lama, keduanya pun diam
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Umar Yusri Tambunan menerima dua agenda audiensi secara terpisa
Sumatera Utara
Medan, MPOL Seorang pria mengaku dari salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) diciduk Satreskrim Polrestabes Medan dalam dugaan pemera
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Seorang pria asal Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berinisial D H (29) akhirnya berurusan
Peristiwa
Batu Bara, MPOL Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP YAPI Sipare Pare, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, mendapat sorotan
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mengumumkan penyelenggaraan PWI Fest 2026 yang akan digelar pada 4 5 Desember 202
Nasional