Jumat, 14 Agustus 2026

Timbul Sinaga: Pariwisata dan Agrowisata Harus Jadi Penggerak Ekonomi

Herbin Sinaga - Jumat, 14 Agustus 2026 15:55 WIB
Timbul Sinaga: Pariwisata dan Agrowisata Harus Jadi Penggerak Ekonomi
Herbin Sinaga
Pemerhati Pariwisata Samosir Timbul Sinaga
Samosir, MPOL - Pemerhati Pariwisata Samosir, Timbul Sinaga, mendorong pengembangan sektor pariwisata yang dipadukan dengan agrowisata untuk menunjang kemajuan perekonomian masyarakat di Kabupaten Samosir.

Baca Juga:
Hal itu disampaikan Timbul Sinaga kepada Medan Pos, Jumat (14/8/2026), saat ditemui di JTS Hotel Parbaba. Menurutnya, Samosir memiliki potensi besar untuk mengembangkan pariwisata berbasis pertanian karena memiliki 128 desa dengan karakteristik geografis dan potensi alam yang berbeda-beda.

Ia mengatakan, setiap desa dapat dikembangkan menjadi ikon wisata sesuai dengan keunggulan masing-masing wilayah. Konsep agrowisata dapat dikemas dengan memanfaatkan panorama Danau Toba, pegunungan serta pesona alam Pusuk Buhit.

"Untuk mendongkrak nilai jual pariwisata Samosir, harus dipadukan dengan pola pertanian yang mandiri. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengandalkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperoleh pendapatan dari sektor pertanian," ujar Timbul.

Menurutnya, pengembangan pertanian juga perlu didukung dengan ketersediaan air. Salah satu terobosan yang dapat dilakukan masyarakat adalah membangun embung sesuai dengan filosofi bahwa air merupakan sumber kehidupan.

Timbul menilai, kemandirian ekonomi masyarakat dapat dibangun melalui penanaman berbagai komoditas yang memiliki nilai jual. Tanaman seperti alpukat, misalnya, dapat dikembangkan sebagai tanaman jangka menengah dan panjang dengan masa produksi sekitar dua hingga tiga tahun.

Sementara untuk tanaman yang memiliki masa panen lebih cepat, ia menyebut bawang putih sebagai salah satu komoditas yang potensial.

Program tersebut juga sejalan dengan dorongan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk menggalakkan penanaman bawang putih yang dapat dipanen dalam waktu sekitar tiga hingga empat bulan.
"Kalau pariwisata dan pertanian kita satukan, saya yakin ekonomi masyarakat bisa lebih mandiri.

Wisatawan datang menikmati alam sekaligus bisa melihat dan merasakan langsung hasil pertanian masyarakat," katanya.

Ia berharap pemerintah bersama masyarakat dapat terus menciptakan terobosan baru dalam mengembangkan potensi setiap desa. Dengan konsep tersebut, pariwisata Samosir diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru