Selasa, 18 Agustus 2026

KNPI Pematangsiantar Gagas Tugu Toleransi, PWI Siap Perkuat Kolaborasi

Neti Herawati - Selasa, 18 Agustus 2026 21:19 WIB
KNPI Pematangsiantar Gagas Tugu Toleransi, PWI Siap Perkuat Kolaborasi
Ist
P.Siantar, MPOL -Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pematangsiantar sambut baik Silaturahmi Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pematangsiantar, Selasa (18/9/2026), Jalan Kartini Bawah No. 1A.

Baca Juga:
Ketua KNPI Pematangsiantar Arif Harahap hadir bersama sekretarisnya Fransisco H. Sibarani dan beberapa pengurus lainnya meminta agar PWI turut mendukung program KNPI mewujudkan Pematangsiantar menjadi kota paling toleransi di Indonesia.

Saat ini kita ada di posisi 4, mungkin kita bisa menjadi nomor 1 seperti yang terjadi di beberapa tahun lalu," kata Arif.

Untuk itu, KNPI bercita cita membangun Tugu Toleransi yang diharapkan menjadi simbol keberagaman, sebagai miniaturnya Indonesia sekaligus menjadi ikon dan destinasi wisata di Kota Pematangsiantar.

Maka kami sangat memerlukan kolaborasi dan dukungan PWI sebagai wadah para jurnalis yang memiliki fungsi social control. Turut mendorong percepatan pembahasan Perda tentang toleransi keagamaan yang menggambarkan Pematangsiantar sebagai miniatur Indonesia," paparnya.

KNPI juga akan menggandeng PWI sebagai mitra dalam kegiatan doa bersama lintas agama pada peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai bagian dari upaya merawat persatuan dan keberagaman di Kota Pematangsiantar.

Menanggapi gagasan tersebut, Ketua PWI Kota Pematangsiantar periode 2026-2029, Rahayu, didampingi para pengurus lainnya menyambut baik.

Ia menegaskan, PWI siap membuka ruang kolaborasi dengan KNPI dalam berbagai kegiatan positif untuk kemajuan Kota Pematangsiantar.

"PWI siap berkolaborasi dengan KNPI dalam berbagai kegiatan positif serta turut menginformasikan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Rahayu didampingi pengurus lainnya.

Sinergi pemuda dan pers dapat ikut memperkuat pemberitaan positif sekaligus menepis berbagai isu yang dapat membentuk citra negatif terhadap Pematangsiantar, harapnya.

Di sisi lain, Rahayu menekankan pentingnya profesionalisme wartawan di tengah pesatnya perkembangan media digital dan media sosial.

Kebebasan pers, katanya, harus tetap berjalan bersama kode etik jurnalistik dan tanggung jawab profesi serta Kode Prilaku Wartawan (KPW)

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun komunikasi dan kolaborasi berkelanjutan antara KNPI dan PWI, termasuk dalam mendukung program Pemerintah daerah.

"Kita siap dukung Program Pemerintah daerah, dengan catatan tetap melakukan kritik positif demi terwujudnya Pematangsiantar Cerdas Sehat Kreatif dan Selaras. Artinya, tak hanya mengkritik tapi harus memberikan solusi," tuturnya mengakhiri.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru