Medan, MPOL -
Baca Juga:
Untuk kali pertama unit grunge
Kota Medan, Depresi Demon bawakan secara langsung singel terbaru mereka bertitel "Luminol" di "
In Release 03".
Tempatnya di
Serayu Cafe and Space Jalan Sei
Serayu Medan, pada Sabtu (22/8/26) malam.
Turun dengan formasi, Aga (vokal,gitar), Fattah (bass) dan Syubri Helmy (drum) malam itu, Depresi Demon tampil penuh energi dengan repertoar full distorsi seperti , "Front Lajur", "Hitam", "Tikus", "Luminol", "Let It Go" dan lagu cover "Ace Of Spades" milik Motorhead.
Dikatakan, Aga (vokal,gitar) Depresi Demon, konsisten merilis album atau mini album dalam bentuk fisik (CD/kaset pita) karena karya fisik bisa terus di dengar kapan kita mau. Tanpa khawatir server akan down atau terjadi error sistem pada server.
Selain itu, Aga yang tumbuh di saat rilisan fisik sedang berkembang, merasa ada sesuatu yang mungkin tidak dirasakan jika kita merilis karya dalam format digital seperti misalnya, dengan rilisan fisik kita bisa mengetahui kedekatan band atau musisi dengan musisi lainnya lewat ucapan terimakasih yang biasanya tertulis di cover album/mini album.
"Kalau dirilisan fisik kita bisa mengetahui sirkel pertemanan band idola kita dari cover album yang biasa ada di rilisan fisik. Jadi itu juga jadi alasan kami mengapa konsisten merilis karya dalam bentuk rilisan fisik,"ungkap Aga.
Puas menyaksikan penampilan penuh energi dari Depresi Demon pertunjukkan dilanjutkan dengan penampilan unit Hiprodic asal
Kota Medan, Hikanyatumus yang malam itu turun dengan formasi, Diki (vokal), Gibran (rapper), Pras (additional bass), Ipul Azhar (additional gitar) dan Maris (additional drum).
Membuka penampilannya dengan singel "Inilah Saatnya" langsung mengundang para pendukung Hikanyatumus yang sejak awal acara dimulai sudah standby di lokasi bernyanyi bersama dengan sang vokalis, Diki/Ijonk.
Tanpa sekat, tanpa batas, para penggemar Hikanyatumus larut dalam lantunan lirik dan bait lagu yang di sajikan Hikanyatumus pada malam itu.
"Merekalah (penggemar) yang membuat kami terus ada dan berkarya sampai saat ini. Mereka selalu setia hadir dimana pun kami tampil,"ungkap Diki.
Para penggemar Hikanyatumus semakin larut dalam suasana kebersamaan saat Hikanyatumus menutup penampilan malam itu dengan singel "Emosi Hati" lagu yang sempat jadi anthem anak-anak Warnet di era 2009.
Sebelum menampilkan Depresi Demon dan Hikanyatumus, "
In Release 03" malam itu dibuka dengan sesi dialog yang menghadirkan Adhe Junaedy dari Aksi Kamisan Medan.
Aksi Kamisan Medan yang konsisten menggelar aksi yang hampir ke-200 kali di titik 0
Kota Medan, Pos Bloc ini, akan terus menggelar aksi tiap Kamisnya sampai peserta yang berhadir di Aksi Kamisan Medan hanya menyisakan 3 orang saja.
Meskipun saat ini dari hampir 200 kali mereka menggelar aksi di Pos Bloc dan belum satupun tuntutan mereka yang digubris pemerintah atau pihak otorita mereka tetap akan bersuara dan menyuarakan ketidakadilan, HAM dan kekerasan.(*)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News